KNKT ekstra hati-hati periksa FDR black box Lion Air karena terpisah dari CVR
Merdeka.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih melakukan pengeringan black box pesawat Lion Air PK-LQP berisi Flight Data Recorder (FDR) sebelum diperiksa. Wakil Ketua KNKT Haryo Satmiko mengatakan pihaknya hati-hati dalam meneliti data dari FDR.
Sebab, menurutnya, FDR ini terpisah dengan bagian lain yakni Cokpit Voice Recorder (CVR). Sehingga, tim harus memotong sejumlah kabel dalam FDR sekaligus menjaganya agar tidak rusak.
"Prinsipnya kalau masih normal malam itu (Kamis 1 November 2018) juga masih bisa kami dapatkan (data), tapi karena itu adalah potongan dan lain-lain maka kami harus memotong beberapa kabel dan lain-lain agar tidak rusak datanya," kata
FDR dan CVR merupakan satu kesatuan dalam black box. KNKT menduga FDR dan CVR ini terpisah akibat benturan keras.
Haryo menuturkan, masalah ini membuat proses penelitian berjalan lambat.
"Jadi, memang pekerjaannya agak lambat. Karena kehati-hatian kami jangan sampai FDR ini menjadi barang yang kurang optimal," tandas Haryo.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya