Seorang penumpang Kapal Motor Penumpang (KMP) Bontang Express bernama Syahroni (54) asal Desa Ujung Piring, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, meninggal dunia di atas kapal saat menyeberang Selat Bali, Senin (4/8) dini hari.
Kapolsek Gilimanuk, Kompol Arya Agung Arjana Putra mengatakan, pada Senin sekitar pukul 02.30 WITA, di atas kapal di KMP Bontang Express telah meninggal salah satu penumpang.
"(Korban meninggal dunia) saat berlayar dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang," kata Kompol Arjana, Senin (4/8).
Saat korban diketahui meninggal dunia, kapal yang sudah berangkat menuju Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, tersebut pun kembali ke Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, untuk penanganan darurat.
Advertisement
Kronologis Kejadian
Kronologisnya, pada Senin (4/8) sekira pukul 02.20 WITA, saat KMP Bontang Express 2 hendak keluar dari dermaga 2 Pelabuhan Gilimanuk, Bali, salah satu penumpang memberitahukan bahwa ada seorang penumpang laki- laki mengalami pingsan di atas kapal. Pihak kapal lantas menginformasikan kepada Local Port Service (LPS) yang ada di Pelabuhan Gilimanuk Bali, bahwa ada penumpang yang pingsan dan membutuhkan ambulans segera.
Kemudian, tindakan awal yang dilakukan oleh kru kapal menjelang kapal berlabuh kembali di dermaga 2 Pelabuhan Gilimanuk Bali, memberikan oksigen portable, menandu penumpang yang pingsan ke ambulans.
Lalu, sesampainya di Pelabuhan Gilimanuk dilakukan pengecekan fisik luar oleh petugas Balai Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Denpasar dan dinyatakan meninggal dunia.
"Mengingat denyut nadi tidak teraba dan tanda-tanda vital tidak terukur," imbuhnya.
Selain itu, menurut keterangan anak korban, Hamzah (23) mengatakan, korban baru saja pulang dari pekerjaannya sebagai buruh bangunan di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Korban, diminta pulang oleh mandornya untuk berobat karena beberapa hari terakhir mengeluh sesak napas kambuhan.
Kemudian, korban dan anaknya berangkat dari Sumbawa pada Minggu (3/8) sekitar pukul 04.00 WITA dengan menumpang bus Titian Mas. Setelah tiba di Pelabuhan Gilimanuk, mereka menyeberang dengan KMP Bontang Express, dan korban sempat buang air besar di kamar mandi kapal, dan tampak lemas kemudian pingsan.
"Sekitar pukul 06.30 WITA, jenazah diberangkatkan menuju Banyuwangi untuk dibawa ke rumah duka," ujarnya.