Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KLB Corona, Pemkab Sukoharjo Siapkan Anggaran Rp5 Miliar

KLB Corona, Pemkab Sukoharjo Siapkan Anggaran Rp5 Miliar ilustrasi corona. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Usai penetapan status KLB (kejadian luar biasa) Corona atau Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. pemerintah daerah setempat segera mengambil langkah penanganan. Anggaran sebesar Rp 5 miliar disiapkan untuk penanganan virus tersebut.

Sekda Sukoharjo, Agus Santoso mengatakan dana sebesar itu diambilkan dari anggaran tak terduga. Selain untuk tenaga kesehatan, anggaran juga diprioritas untuk pengadaan alat pelindung diri (APD).

"Prioritas kita untuk tenaga kesehatan, mereka ini merupakan garda terdepan dalam penanganan virus corona," ujar Agus, Selasa (24/3).

Lebih lanjut Agus menjelaskan, usai ditetapkan KLB Corona, Pemkab Sukoharjo memastikan protokoler di semua aspek tetap berjalan. Seperti halnya di rumah makan atau ruang pertemuan lainnya harus diterapkan social distancing.

"Jaraknya harus di tata, harus dipastikan sarana dan prasarana kebersihannya, semua harus siap," katanya.

Untuk libur sekolah, dikatakannya, setelah tanggal 30 Maret mungkin akan diperpanjang lagi. Pihaknya masih melihat perkembangan yang terjadi. Ia menilai libur harus dilakukan bersamaan dengan daerah sekitar.

"Kalau ada kesulitan kita akan konsultasi dengan gubernur. Kondisi seperti ini harus ditangani bersamaan. Kita tidak boleh mengambil kebijakan sendiri," tandasnya.

Selain social distancing, pihaknya juga menekankan prioritas kegiatan di dilakukan di rumah. Masyarakat diimbau agar tidak melakukan kegiatan di luar rumah. Petugas dari TNI dan Polri akan berkeliling kampung untuk memantau hal tersebut.

"Kalau masyarakat Sukoharjo stay at home itu tidak akan atau tertular dan menulari. Kalau tidak tertular artinya tidak ada orang sakit," katanya lagi.

Agus juga mengajak semua camat di wilayahnya untuk bekerja sama melawan dan memerangi menyebarnya Covid-19.

"Para camat kita minta untuk koordinasi dengan lurah dan ketua RT supaya tetap menaati kebijakan yang ditetapkan pemerintah. Nanti akan ada patroli terpadu dari jajaran Satpol PP, kepolisian dan TNI," pungkas dia.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP