Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ketua KPK prihatin masih ada pejabat tertangkap OTT

Ketua KPK prihatin masih ada pejabat tertangkap OTT festival anak jujur KPK. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Agus Rahardjo Ketua KPK mengungkapkan keprihatinannya atas keterlibatan Pejabat dalam OTT yang dilakukan oleh KPK. Di mana OTT ini melibatkan Kasubdit bukti permulaan direktorat penegakan hukum Dirjen Pajak Kementerian Keuangan berinisial HS.

"Sekali lagi dengan rasa keprihatinan yang dalam, kami KPK mengumumkan OTT tadi malam," ujarnya di Gedung KPK, Jakarta Selatan (22/11).

Agus mengatakan HS dan RRN melakukan negosiasi untuk penghilangan pajak PT EKP yang dipimpin oleh RRN. Di mana EKP memiliki kewajiban pajak sebesar Rp 78 miliar terhadap negara.

Dijelaskan lebih lanjut, RRN dan HS melakukan kesepakatan akan menghilangkan kewajiban pajak Rp 78 miliar tetapi RRN harus menyetorkan uang sebesar Rp 6 miliar kepada HS.

"Barang bukti disita KPK sebesar Rp 1,9 miliar merupakan bagian dari total Rp 6 miliar yang akan diterima oleh HS," ujar Agus.

Agus mengatakan prihatin terhadap kejadian ini. Namun Agus menegaskan pihaknya tetap percaya pegawai Dirjen pajak masih ada yang sesuai standar.

"Kami bersama sama Kementerian Keuangan akan mengambil langkah-langkah perbaikan ke dalam dan memberi support. Semoga bisa dilakukan perbaikan perbaikan di sektor perpajakan," ujar Agus.

Wakil ketua KPK Laode Muhammad Syarif mengatakan hal yang sama. Laode menyebut KPK ingin terus mengintegrasikan upaya penindakan dan pencegahan korupsi.

"Ini contoh, setiap penindakan akan diikuti dengan upaya pencegahan. Untuk itu kami undang Ibu menteri agar tata kelola di Kemenkeu khususnya dirjen pajak secara sistematis agar hal serupa tidak terjadi lagi di masa yg akan datang," ujar Laode.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP