Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ketika warga teriaki bus Transjakarta yang lewat saat karnaval Cap Go Meh

Ketika warga teriaki bus Transjakarta yang lewat saat karnaval Cap Go Meh Warga hadiri perayaan Cap Go Meh. ©2018 Merdeka.com/Ahda

Merdeka.com - Karnaval Cap Go Meh di kawasan Glodok ramai disambut antusiasme warga DKI yang ingin menyaksikan berbagai macam penampilan kebudayaan dan pawai. Meski acara belum dimulai, area depan panggung di depan LTC Glodok, Minggu (4/3) siang, sudah dipadati warga.

Namun, bukannya senang, warga malah dibuat kesal. Sebab, jalur Transjakarta tidak ditutup oleh Dinas Perhubungan. Sesekali, bus yang datang dari arah Kota Tua melewati area penyelenggaraan. Hal ini mengundang umpatan warga yang menunggu acara di depan panggung.

"Woi minggir, woi, ganggu," sorak warga saat bus lewat.

Tak hanya itu, warga pun harus waswas ketika berdiri di sepanjang jalur Transjakarta. Para pedagang dan pengunjung lainnya harus minggir agar tak tertabrak bus warna merah atau biru itu. Namun, pantauan merdeka.com di lokasi, karena penuh tak bisa dipungkiri jalur tersebut pun tumpah ruah dengan warga.

Padahal, pihak kepolisian mengatakan area sepanjang jalan Hayam Wuruk sampai Gajah Mada steril dari kendaraan. Polisi sudah menutup jalan sejak pukul 13.00 WIB tadi. Kabag Ops Polres Jakarta Barat AKBP Priyo Utomo Teguh mengatakan ada pengalihan arus.

"Masyarakat kami imbau hindari jalur ini, Gajah Mada-Hayam Wuruk, dari arah stasiun belok ke kanan jembatan lima, arah Setneg kita putar balikkan Monas kembali," jelas Priyo.

Meski begitu, Transjakarta tetap beroperasi seperti biasa. Pihak panitia mengatakan tak bisa melakukan penutupan untuk jalur Transjakarta.

"Busway masih tetap lewat enggak bisa ditutup," kata Chika salah seorang panitia.

(mdk/rzk)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP