Ketika sejumlah menteri antre di belakang warga yang ingin salaman dengan Jokowi

"Hari pertama Lebaran, Istana Kepresidenan Bogor begitu meriah oleh tetamu. Bukan hanya para pejabat negara, menteri, atau duta besar negara sahabat, tapi juga masyarakat umum, terutama warga Bogor dan sekitarnya," tulis Jokowi dalam akun Facebook miliknya yang diunggah 8 jam lalu.

Lia Harahap
Oleh Lia Harahap - Reporter
Ketika sejumlah menteri antre di belakang warga yang ingin salaman dengan Jokowi
Menhub antre di belakangan warga. ©2018 Merdeka.com

Presiden Joko Widodo memilih merayakan Idul Fitri 1439 Hijriah dengan kumpul keluarga. Jika sebelumnya ke berbagai daerah, kali ini Jokowi, begitu dia disapa, memilih di Istana Bogor, Jawa Barat.

Sejak Jumat (15/6) pagi kemarin, Presiden Jokowi, Ibu Negara Iriana dan anak-anaknya melakukan aktivitas ber-Lebaran di kawasan Istana Bogor. Diawali dengan Salat Id berjemaah di kawasan Kebun Raya Bogor, Jokowi kemudian menggelar open house di Istana.

Open house diberlakukan untuk semua kalangan. Bukan hanya pejabat dan kalangan menteri, Jokowi juga menerima kalangan petani, tukang becak dan masyarakat lainnya.

Mereka yang hadir membuat antrean agar bisa bersalaman dengan Jokowi. Tak terkecuali para menteri. Jika ada pejabat atau menteri yang terlambat datang, maka harus rela mengantre bersama warga yang sudah datang lebih dulu.

Seperti pantauan di lokasi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo tampak datang belakangan. Terpaksa keduanya mengantre di belakang warga untuk bersalaman dengan Jokowi.

"Hari pertama Lebaran, Istana Kepresidenan Bogor begitu meriah oleh tetamu. Bukan hanya para pejabat negara, menteri, atau duta besar negara sahabat, tapi juga masyarakat umum, terutama warga Bogor dan sekitarnya," tulis Jokowi dalam akun Facebook miliknya yang diunggah 8 jam lalu.

"Di antara mereka hadir juga para 'tetangga', komunitas pengayuh becak di sekitar Paledang, Bogor. Terima kasih telah datang untuk bersilaturahmi di hari Lebaran."

Rekomendasi