Ketika JK pasang badan saat Jokowi didemo soal Ahok
Merdeka.com - Puluhan ribu orang dari berbagai ormas Islam menggelar demonstrasi menuntut dituntaskannya kasus dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Jumat (4/11) kemarin. Massa yang berkumpul di Istiqlal, usai salat Jumat longmarch menuju Istana Negara.
Mereka menuntut bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mereka mau menyampaikan aspirasinya langsung kepada orang nomor satu di Indonesia itu.
Namun, mereka gagal bertemu dengan Jokowi. Sebabnya, sejak siang hari, Jokowi tidak berada di Istana. Mantan Wali Kota Solo itu lebih memilih meninjau proyek kereta di Bandara Soekarno-Hatta.
Sejumlah perwakilan demonstran beberapa kali masuk ke pekarangan Istana Merdeka. Mereka ditemui Menko Polhukam Wiranto, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
Namun delegasi demonstran meminta langsung bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Karena tak bisa bertemu Jokowi, mereka pun keluar dari lingkungan Istana Merdeka, kembali ke kerumunan para demonstran.
Menko Polhukam Wiranto mengatakan, urgensi dari demonstrasi tersebut adalah menyampaikan aspirasi masyarakat. Karenanya, Wiranto menginginkan agar perwakilan demonstran tak ngotot untuk menemui Jokowi.
"Saya sudah secara resmi wakili pemerintah. Bukan hanya saya, tapi beberapa menteri terkait , Mensesneg, Seskab, Menag, saya kira sudah representasi pemerintah. Legislatif juga sudah ada perwakilan dari anggota DPR dan DPRD," kata Wiranto di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (4/11).
Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla memantau langsung demonstrasi di depan Istana Merdeka. JK yang mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana bahan hitam tampak santai berjalan kaki di depan Istana. JK ditemani oleh sejumlah staf.
JK tak lama memantau demo secara langsung di depan Istana Merdeka. Setelah beberapa saat, JK kemudian masuk kembali ke kantornya.
Sejumlah perwakilan demonstran akhirnya diterima JK di Kantor Wapres. Wapres JK didampingi Menko Polhukam Wiranto, Mensesneg Pratikno, Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan, dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana, bertemu dengan empat perwakilan massa pendemo.
Usai menggelar pertemuan tertutup selama 40 menit, Wapres Jusuf Kalla menyempatkan diri menemui wartawan dan menyampaikan hasil pertemuan dengan pimpinan delegasi Bactiar Nasir.
"Kami sudah berbicara dengan teman-teman yang mewakili massa yang luar biasa banyaknya," ungkap Wapres JK di kantor Wapres, Jumat (4/11).
JK membeberkan kesimpulan yang diambil dari hasil pertemuan tersebut. JK menegaskan bahwa proses hukum terhadap Ahok tetap berjalan. JK berjanji prosesnya akan dilakukan secara cepat paling lama dua minggu.
"Kesimpulannya dalam hal soal saudara Ahok, kita akan tegakkan pelaksanaan hukum tegas dan cepat. Kapolri janji selesai dua minggu. Sehingga semua sesuai aturan dengan tegas. itu saja," kata JK.
Di tempat yang sama, Nasir mengapresiasi pertemuan dengan Wapres JK yang mewakili Presiden Joko Widodo.
"Setelah bicara dengan wapres, bahwa proses hukum akan dipreses secepatnya dan tegas," kata Nasir.
Meski perwakilan massa sudah bertemu dengan JK, kericuhan tetap tak bisa dihindari. Usai magrib, massa bentrok dengan petugas Polri. Tiga mobil di depan Monas terbakar.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya