Ketakutan Disuntik, Pegawai Lapas Makassar Minta Vaksin yang Diminum
Merdeka.com - Sebanyak 500 aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Divisi Pemasyarakatan se-Kota Makassar menjalani vaksinasi Covid-19, Selasa, (23/3). Salah seorang di antaranya ketakutan disuntik dan meminta vaksin yang diminum.
Pegawai menjalani vaksinasi bertugas di Lapas, Rutan, Bapas, dan Rubasan. Pemberian vaksin digelar di halaman dalam Lapas Kelas I Makassar, Gunung Sari, Jalan Alauddin. Kegiatan ini melibatkan vaksinator dari tiga Puskesmas Tamalanrea, Puskesmas Minasa Upa, dan Puskesmas Tabaringan.
"Ini adalah kegiatan vaksinasi pertama untuk para ASN di lingkup Divisi Pemasyarakatan Kemenkum HAM Sulsel, se-Kota Makassar yang pelaksanaannya dipusatkan di Lapas Kelas I Makassar. Jatah dari Dinkes Makassar, ada 500 vaksin untuk 500 ASN sesuai koordinasi kita," kata Kepala Lapas Kelas I Makassar Hernowo.
Ada kejadian lucu saat vaksinasi berlangsung. Pegawai Lapas Kelas I Makassar bernama Alfian, (24) terus disoraki rekan sejawatnya. Pria bertubuh atletis ini jadi tertawaan saat ketahuan phobia jarum suntik.
Sejak pemeriksaan tekanan darah, screening, hingga jelang penyuntikan vaksin, suasana riuh. Alfian terus disoraki rekan-rekannya.
Saat proses penyuntikan vaksin, Alfian dipegangi tiga temannya. Saat jarum suntik mendekat, berkali-kali dia bangkit dari duduknya dan mencoba kabur, tapi diadang. Dia kemudian diminta untuk tutup mata agar tidak melihat jarum suntik.
Alfian terus dipeluk temannya agar tetap duduk di kursi. "Adakah yang bisa diminum, tidak usah disuntik," teriaknya.
Teriakan Alfian ini mengundang tawa rekannya. Sementara jarum suntik telah tertusuk masuk dan vaksinasinya sukses.
"Sejak kecil saya jarang disuntik. Juga kalau nakal sedikit, selalu ditakut-takuti awas disuntik dokter. Karena itu saya takut jarum suntik," ungkap Alfian sembari tertawa.
Alfian mengaku tidak peduli ditertawakan. Walau tubuhnya kekar, dia memang takut jarum suntik. Bahkan untuk pengambilan darah di jari untuk rapid test, dia harus berjuang melawan rasa takutnya.
Jika Alfian ketakutan, sejumlah warga binaan lansia justru berminat untuk ikut menjalani vaksinasi. Namun mereka memahami pemberian vaksin hari ini hanya untuk para ASN yang masuk kategori petugas pelayanan publik. Pihak lapas menyatakan vaksinasi untuk warga binaan akan dijadwalkan.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya