Kerja Bakti Berubah Mencekam, Mayat Laki-Laki Ditemukan di Selokan Cangkuang Bandung

Warga dikejutkan oleh penemuan mayat laki-laki dengan kondisi mengenaskan, tertimbun di antara tumpukan sampah.

Robby Bouceu
Oleh Robby Bouceu - Reporter
Kerja Bakti Berubah Mencekam, Mayat Laki-Laki Ditemukan di Selokan Cangkuang Bandung
Kerja Bakti Berubah Mencekam, Mayat Laki-Laki Ditemukan di Selokan Cangkuang Bandung (Merdeka.com)

Kegiatan kerja bakti membersihkan sampah pada aliran selokan di daerah Tarate, Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, mendadak berubah mencekam. Warga dikejutkan oleh penemuan mayat laki-laki dengan kondisi mengenaskan, tertimbun di antara tumpukan sampah pada Sabtu (27/9) siang.

Ketua Rukun Warga (RW) setempat, Asep Dadon, menceritakan penemuan mayat itu bermula saat salah warga turun ke selokan untuk membersihkan tumpukan sampah yang menyendat aliran air, dengan menggunakan alat gacok. Siapa sangka, ada jenazah manusia di antara sampah tersebut.

“Disangkanya itu karung sampah, kenapa berat, langsung aja ditarik. Pas ditarik, ditarik ada kaki ke atas, putih, kayak kakinya, emang kaki,” ucap Asep dijumpai di lokasi.

Lokasi penemuan mayat lelaki di selokan daerah Tarate, Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung
Lokasi penemuan mayat lelaki di selokan daerah Tarate, Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung merdeka.com

Sontak warga yang menarik benda itu terkejut. Ia lantas naik keluar dari selokan seraya mengabarkan temuan itu pada warga lain yang turut dalam kegiatan kerja bakti.

“Naik lagi ke atas (keluar dari selokan). ‘ada mayat, mayat’ katanya gitu,” ucap Asep.

Menurut Asep, penemuan itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Sedangkan kegiatan kerja bakti dimulai sejak sekitar pukul 07.00 WIB pagi.

“Pas begitu saya lihat, belum sempat laporan dulu. Kan mayatnya posisinya telungkup. Dikiranya kan boneka atau apa. Setelah diselidiki-selidiki, ya itu (dipastikan jasad manusia), barulah lapor ke Polsek,” jelasnya.

Dikatakan Asep kondisi jasad yang ditemukan itu sudah rusak parah. Kepala korban hanya menyisakan tengkorak, sementara bagian kaki masih utuh namun tampak rapuh.

“Kondisi mayat sebetulnya enggak segar. Mungkin udah berapa bulan atau pekanlah,” tutur Asep.

Terpisah, Kapolsek Dayeuhkolot AKP Triyono membenarkan penemuan mayat tersebut. Segera setelah mendapat laporan, kepolisian bergegas menuju lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menghimpun keterangan dari warga sekitar.

Hasilnya, teridentifikasi bahwa jenazah tersebut berjenis kelamin laki-laki dan telah dievakuasi ke RS Sartika Asih.

“Iya langsung dievakuasi ke Sartika Asih,” kata Triyono saat dikonfirmasi wartawan.

Triyono mengatakan pihaknya belum dapat memastikan ada indikasi kekerasan pada jenazah yang ditemukan atau tidak. Ini mengingat saat ditemukan, kondisi jenazah itu tidak lagi utuh, dan diperkirakan telah lama sejak meninggal dunia, sehingga diperlukan waktu untuk mengetahui hal tersebut.

“Kita belum tahu, karena kondisinya juga udah lama gitu, sehingga kami juga belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut,” ungkap dia.

“Intinya, tadi sudah dievakuasi dibawa ke rumah sakit,” sambungnya.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kendati, belum dapat menyimpulkan pasti identitas korban, namun berdasarkan ciri-ciri pakaian yang dikenakan, termasuk jaket, identitas korban diduga sudah teridentifikasi.

“Keterangan keluarganya, sudah sejak satu bulan lalu almarhum itu pamit pergi,” pungkas dia.

Rekomendasi