Kerajinan tenun Sultra tembus pasar internasional
Merdeka.com - Kerajinan tenun daerah Sulawesi Tenggara, tidak hanya dikenal Sultra atau di Indonesia, tetapi juga sudah menembus pasar luar negeri, melalui berbagai promosi yang dilakukan Dekranasda selama ini.
"Keberhasilan berbagai produk kerajinan tenun khas Sultra itu, berkat dari kerja keras dan peran Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) yang sering menggelar berbagai promosi dan event dan ini harus terus dipertahankan," kata Sekda Provinsi Sultra, Lukman Abunawas, seperti dikutip dari Antara, Rabu (4/6).
Pernyataan Sekda provinsi itu dalam rangkaian rapat kerja daerah (rakerda) tahun 2014, yang mengangkat tema "Melalui Rakerda Dekranasda Kita tingkatkan daya saing produk kerajinan Sultra". Lukman Abunawas juga menyampaikan apresiasi kepada Dekranasda Sultra yang terus menggali dan melestarikan budaya kerajinan tenun daerah sehingga bisa dikenal lebih luas.
Kerajinan tenun daerah Sultra, tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga sudah menembus pasar mancanegara melalui berbagai promosi dan pameran di tingkat lokal dan nasional. Dia mengatakan, keberpihakan Dekranasda dalam memperjuangkan tenun daerah agar dikenal lebih luas melalui berbagai event tersebut, karena kegigihan Ketua Dekranasda Sultra dalam mempromosikan tenun daerah.
"Tantangan Dekranasda kedepan adalah semakin terbukanya pasar produk, karena keinginan masyarakat terhadap motif tenun yang beragam sehingga produk harus disesuaikan dengan keinginan pasar," katanya.
Sehingga lanjut Lukman, dibutuhkan kerja keras Dekranasda Sultra untuk terus meningkatkan kualitas dan motif kerajinan produk tenun daerah. Ketua Dekranasda Sultra, Asnawati Hasan, mengatakan Dekranasda akan terus berupaya meningkatkan kualitas kerajinan tenun daerah dengan menjalin kerja sama Cita Tenun Indonesia (CTI).
"Saat ini peminat terhadap tenun lokal Sultra sangat tinggi, mulai peminat kain tenun, bukan hanya lokal tetapi luar daerah," katanya.
Asnawati mengajak Dekranasda kabupaten kota untuk mempromosikan kerajinan masing-masing daerah, agar bisa masuk pasar nasional hingga pasar internasional.
"Dari Rakerda ini diharapkan bisa memperlancar fungsi koordinasi antara dekranasda provinsi dan kabupaten kota dan mensinergikan program provinsi dan kabupaten kota.
Rakerda tersebut dihadiri 200 peserta, dan dirangkaikan pameran busana busana tenun lokal kategori busana santai dan busana kerja, dihadiri pula oleh Wakil Sekjeb Dekranas Pusat Ikhwan Asrin. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya