Kera Liar yang Resahkan Warga Situbondo Akhirnya Ditembak

Kamis, 22 Agustus 2019 19:16 Reporter : Muhammad Permana
Kera Liar yang Resahkan Warga Situbondo Akhirnya Ditembak Perburuan kera liar di Situbondo. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Berakhir sudah petualangan kera liar yang sempat meresahkan warga Situbondo selama beberapa bulan terakhir. Kera tersebut mati setelah diburu dan ditembak oleh tim gabungan dari berbagai pihak. Perburuan intensif dilakukan sejak Rabu (21/08) pagi kemarin dan baru membuahkan hasil pada Kamis (22/08) siang ini.

Perburuan tersebut berlangsung dramatis hingga akhirnya kera tersebut berhasil ditembak dari jarak sekitar 10 meter, dengan menggunakan senapan PCP 4,5 mm milik anggota Perbakin (Persatuan Penembak Indonesia ) Situbondo.

Tim gabungan untuk memburu kera liar yang sudah berkeliaran sejak pertengahan Mei 2019 lalu itu dibentuk, setelah melukai korban terakhir pada awal pekan ini. Korban ke delapan tersebut adalah seorang nenek bernama Zaini alias Bu Yeye (65) yang merupakan warga Dusun Beringin, Desa Jangkar, Kecamatan Jangkar, Situbondo. Nenek tersebut diserang saat akan mandi di samping rumahnya pada dini hari.

"Tim Perbakin Situbondo dibantu oleh anggota Polsek Jangkar dan Koramil Jangkar, serta dibantu bersama masyarakat. Dibentuk sejak dua minggu yang lalu karena keresahan warga Jangkar atas serangan kera liar tersebut," ujar Bhabinsa Desa Jangkar Sertu Inf Epriyadi yang merupakan salah satu anggota tim pemburu.

Tim gabungan kemudian melakukan pengepungan terhadap kera liar yang lari ke sebuah lahan tebu di Desa Jangkar. "Setelah dikepung, kera itu lari ke lahan tebu padahal beberapa hari yang lalu sudah kena tembak warga dari jarak jauh," ucapnya.

Vicky Alfredo, penembak dari Perbakin Situbondo menyebut, perburuan intensif sudah dilakukan sejak Rabu sore kemarin.

"Kita ke lokasi dan mengepung sejak sekitar pukul 15.00 WIB sampai dini hari. Kita patroli terus, namun karena nihil, akhirnya kita keluar dari lokasi perkebunan tebu tersebut," tutur Vicky.

Perburuan kemudian dilanjutkan pada Kamis (22/08) pagi ini, sejak sekitar pukul 08.30 WIB. "Kita lanjutkan patroli sampai hampir pukul 10.00 WIB namun nihil, sehingga kita kembali ke base camp," ujar Vicky.

Baru beberapa menit akan meninggalkan lokasi perburuan, salah satu anggota ada yang melaporkan melalui alat komunikasi, bahwa ada seorang warga yang melihat keberadaan kera tersebut di salah satu dusun di Desa Jangkar.

"Kita menuju ke lokasi dalam waktu 20 menit. Kita dapati kera itu dan langsung kita tembak dari jarak dekat sehingga operasi berhasil sekitar pukul 10.00 WIB," ujar Vicky yang didampingi anggota Perbakin lainnya, yakni Arif, Adi, Hafid, Indra dan Jefry. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini