Kepala BNPT Sebut Indonesia Buka Komunikasi dengan Jepang Terkait Waspada Teror

Rabu, 15 September 2021 21:52 Reporter : Ahda Bayhaqi
Kepala BNPT Sebut Indonesia Buka Komunikasi dengan Jepang Terkait Waspada Teror Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar. ©ANTARA/Evarianus Supar

Merdeka.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, pemerintah Indonesia tengah melakukan koordinasi dengan pemerintah Jepang melalui surat besar yang ada Indonesia. Hal itu terkait peringatan pemerintah Jepang kepada warganya yang ada di Indonesia untuk menjauhi pusat keramaian dan agama karena akan ada serangan bom bunuh diri.

"Kita sedang membuka komunikasi masalah ini. Karena kebetulan Jepang memiliki duta besar tersendiri untuk masalah antiterornya. Kita sedang berusaha untuk mendalami lebih lanjut indikasi apa yang mereka pakai dalam menentukan masalah ini," kata Boy kepada wartawan di DPR RI, Rabu (15/9).

Boy menilai positif imbauan pemerintah Jepang tersebut. Ia melihat hal itu sebagai informasi penting bagi Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi terorisme.

"Tapi yang terpenting kita tetap waspada, karena sifat dari kejahatan terorisme itu ya bisa terjadi kapan saja, di mana saja, melibatkan siapa saja menjadi korban, maupun pelaku," ujarnya.

BNPT mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap kejahatan terorisme. Masyarakat diminta berperan untuk memutus perekrutan pelaku teror.

"Kita waspada jangan sampai kita menjadi korban, kita waspada jangan sampai ada di lingkungan kita terekrut menjadi anggota jaringan terorisme," ujar Boy.

Diberitakan, pada Senin (13/9), Kementerian Luar Negeri Jepang meminta warganya menjauh dari fasilitas keagamaan dan keramaian di enam negara Asia Tenggara dan memperingatkan kemungkinan adanya serangan maupun aksi teror.

Kementerian mengatakan telah memperoleh informasi ada peningkatan risiko seperti bom bunuh diri.

Peringatan itu berlaku untuk warga negara Jepang di Indonesia, Filipina, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Myanmar.

Seperti dilansir The Associated Press (AP), Selasa (14/9), peringatan itu memicu kebingungan di beberapa negara Asia Tenggara, yang mengatakan mereka tidak mengetahui ancaman semacam itu, atau rincian dari Jepang mengenai sumber informasinya. [eko]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. BNPT
  3. Terorisme
  4. Jakarta
  5. Boy Rafli Amar
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini