Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kendalikan harga barang jelang Lebaran, Pemkot Banda Aceh gelar pasar murah

Kendalikan harga barang jelang Lebaran, Pemkot Banda Aceh gelar pasar murah Pasar murah di Banda Aceh. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar pasar murah menjelang hari raya Idul Fitri 1439 H. Operasi pasar ini dilakukan untuk mengendalikan harga pasar agar tidak terjadi lonjakan menjelang akhir Ramadan.

Untuk hari pertama pasar murah digelar di depan Taman Makam Pahlawan, Kota Banda Aceh. Ada empat barang pokok yang dijual untuk warga kota dengan harga yang telah disubsidi, yakni telur, tepung terigu, minyak goreng kemasan dan gula pasir.

"Harganya lebih murah dari harga di pasaran, karena telah kita subsidi," kata Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, Kamis (7/6).

Untuk gula pasir dan tepung terigu, Pemkot Banda Aceh memberi subsidi Rp 1.500 per kilogram. Minyak goreng juga disubsidi sebesar Rp 1.500 per liter. Sementara telur disubsidi sebesar Rp 200 per butir.

Aminullah mengatakan, pasar murah ini digelar sebagai upaya untuk mengendalikan harga, di mana sering terjadi kenaikan harga barang pokok jelang Hari Raya Idul Fitri.

"Ini upaya kita untuk mengendalikan harga. Saya lihat jelang Hari Raya harga barang pokok cenderung naik, terutama beberapa tahun yang lalu. Alhamdulillah, tahun ini harganya tidak naik," tandasnya.

Katanya, pasar murah yang digelar Pemko Banda Aceh juga mendorong sejumlah lembaga lainnya menggelar kegiatan serupa. Seperti yang dilakukan Bulog, Taspen dan BI.

"Ini hanya untuk warga kita yang ekonomi lemah. Kalangan menengah ke atas tidak dibenarkan. Kita juga tidak jual kepada pedagang untuk dijual kembali," tegasnya.

Wali Kota meminta kepada warga kota yang berbelanja di pasar murah tidak berdesak-desakan dan diminta tetap tertib karena stok mencukupi.

Data yang disampaikan Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Banda Aceh, T Iwan Kesuma stok barang pokok yang disediakan di pasar murah mencukupi.

Untuk pasar murah di Gampong Ateuk dan Halaman Masjid Baitussalihin, seluruhnya disediakan gula sebanyak 15 ton, minyak goreng 15.000 liter, tepung terigu 6 ton dan telur 80.000 butir.

Lanjutnya, selain digelar oleh Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, pasar murah juga digelar oleh BI dan Bulog di sejumlah wilayah di Banda Aceh.

"Besok BI juga gelar pasar murah di Masjid Baitussalihin Ulee Kareng dan Peunayong. Semakin banyak semakin bagus untuk meringankan beban warga kota untuk memenuhi kebutuhan jelang Hari Raya Idul Fitri," jelasnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP