Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kenaikan UKT Dibatalkan, Universitas Brawijaya Putuskan Selisih Pembayaran Jadi Saldo Semester 2

Kenaikan UKT Dibatalkan, Universitas Brawijaya Putuskan Selisih Pembayaran Jadi Saldo Semester 2

Kenaikan UKT Dibatalkan, Universitas Brawijaya Putuskan Selisih Pembayaran Jadi Saldo Semester 2

Universitas Brawijaya (UB) membatalkan kenaikan UKT (Uang Kuliah Tunggal) Tahun 2024 sebagaimana Keputusan Mendikbudristek RI, Nadiem Anwar Makarim. UKT Tahun 2023 kembali diberlakukan.

Wakil Rektor II Universitas Brawijaya Prof Dr Muchamad Ali Safaat SH MH mengatakan, langkah tersebut menindaklanjuti surat Dirjen Diktiristek yang mencabut kenaikan UKT tahun 2024 dan mengembalikan sesuai kebijakan tahun 2023.

"Berdasarkan keputusan tersebut kita akan menyesuaikan dengan informasi surat tersebut, sehingga sebagai konsekuensi, kita akan mengembalikannya sesuai dengan tahun 2023," kata Muchamad Ali Safaat dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/5).

UB sendiri telah menerima surat dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Dirjen Diktiristek) bernomor 0511/E/PR.07.04/2024 tertanggal 27 Mei 2024 pada 28 Mei 2024.

UB pun mengambil kebijakan sebagai proses transisi bagi para mahasiswa baru jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang sudah menyelesaikan daftar ulang.

Sekitar 75% dari 3.662 mahasiswa baru jalur SNBP telah menyelesaikan daftar ulang. Jumlah ini termasuk mahasiswa yang mengajukan keberatan terhadap penentuan golongan.

Kurang lebih 300 mahasiswa yang disahkan dalam posisi penurunan golongan UKT. <br>

Kurang lebih 300 mahasiswa yang disahkan dalam posisi penurunan golongan UKT. 

Sekitar 1.100 mahasiswa yang disahkan dalam golongan mahasiswa yang melakukan pembayaran UKT secara berangsur.

"Dalam 75% termasuk yang ada di dalamnya mengajukan keberatan dan sudah dikabulkan permohonannya untuk diturunkan golongannya bagi yang memenuhi syarat dan pemberlakuan angsuran bagi yang tidak memenuhi syarat," jelasnya.

"Pengajuan tersebut telah disahkan pada tanggal 22 Mei hari Rabu malam kemarin,” sambungnya.

Kebijakan UB di antaranya kelompok UKT ditentukan berdasarkan pengelompokan UKT tahun 2024 dengan batas maksimal nominal sama dengan batas maksimal nominal kelompok tertinggi pada UKT tahun 2023.

"Pengelompokan UKT berdasarkan golongan sesuai dengan pengelompokan golongan tahun 2024, akan tetapi pembatasan maksimal pembayaran UKT menggunakan nilai maksimal UKT tahun 2023," ujarnya.

Mahasiswa jalur SNBP tahun 2024 yang telah membayar UKT di atas nominal maksimal kelompok tertinggi pada UKT tahun 2023, selisihnya akan disaldokan untuk pembayaran UKT pada semester berikutnya atau semester 2.

Kebijakan lainnya yaitu mahasiswa jalur SNBP tahun 2024 yang telah membayar UKT pada kelompok tertentu yang nominalnya lebih rendah dari nominal kelompok yang sama menurut UKT 2023, tetap diberlakukan nominal UKT 2024 sehingga tidak ada kekurangan.


"Misal ada mahasiswa dari Prodi tertentu yang berada di kelompok 3 berdasarkan pengelompokan UKT tahun 2024 dengan nilai sekitar 1,5 juta. Maka jika kembali ke UKT tahun 2023 dengan nominalnya yang lebih tinggi maka secara langsung akan mengalami kenaikan. Dengan begitu, untuk semester ini menggunakan nominal tahun 2024 sehingga tidak mengalami kekurangan pembayaran," jelasnya.

Mahasiswa baru jalur SNBP tahun 2024 yang belum membayar UKT, akan melakukan pembayaran sesuai kelompok yang telah ditetapkan. <br><br>

Mahasiswa baru jalur SNBP tahun 2024 yang belum membayar UKT, akan melakukan pembayaran sesuai kelompok yang telah ditetapkan. 

Hal ini pengecualian bagi kelompok yang melebihi maksimal UKT 2023.

Ttagihan akan diubah menjadi sama dengan nominal maksimal menurut UKT tahun 2023.

"Nominal kelompok UKT akan kita set up menyesuaikan dengan nominal maksimal UKT tahun 2023," tegasnya.

Bagi mahasiswa baru jalur SNBP tahun 2024 akan dilakukan penentuan kembali kelompok UKT dengan menggunakan kelompok UKT tahun 2023 yang berlaku mulai semester selanjutnya atau Semester 2.

Sebelumnya, Mendikbudristek RI Nadiem Anwar Makarim membatalkan rekomendasi serta persetujuan tarif UKT dan IPI (Iuran Pengembangan Institusi) Tahun 2024 di 75 PTN dan PTNBH, setelah dia dipanggil Presiden Jokowi. Selanjutnya Menteri Nadiem melalui Dirjen Diktiristek telah berkirim surat kepada 75 Rektor PTN dan PTNBH.


Surat tersebut berisi pembatalan dan mencabut surat rekomendasi tarif UKT dan IPI PTNBH dan surat persetujuan tarif UKT dan IPI PTN tahun akademik 2024/2025. Rektor juga diminta mengajukan kembali tarif UKT dan IPI tahun akademik 2024/2025 kepada Dirjen Diktiristek.

UKT Batal Naik, UGM Buka Suara soal Nasib Mahasiswa Baru yang Sudah Membayar
UKT Batal Naik, UGM Buka Suara soal Nasib Mahasiswa Baru yang Sudah Membayar

UKT Batal Naik, UGM Buka Suara soal Nasib Mahasiswa Baru yang Sudah Membayar

Baca Selengkapnya
Heboh Bayar Kuliah Bisa Pakai Pinjol, Segini Biaya UKT di ITB
Heboh Bayar Kuliah Bisa Pakai Pinjol, Segini Biaya UKT di ITB

Mahasiswa ITB mengeluhkan pembayaran UKT yang bisa melalui layanan pinjaman online namun dengan bunga tinggi.

Baca Selengkapnya
UKT Batal Naik, Stafsus Jokowi Minta Nadiem Cabut Permendikbud 2 Tahun 2024
UKT Batal Naik, Stafsus Jokowi Minta Nadiem Cabut Permendikbud 2 Tahun 2024

Nadiem Makarim membatalkan kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) bagi mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) tahun 2024.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
UKT Dibatalkan Pemerintah, Ini Respons UI
UKT Dibatalkan Pemerintah, Ini Respons UI

Pihak UI menyatakan segera menyampaikan hasilnya kepada berbagai pihak yang berkepentingan, termasuk publik.

Baca Selengkapnya
Kemendikbudristek Jelaskan Peraturan Tarif UKT Mulai dari Rp500 Ribu hingga Rp1 Juta
Kemendikbudristek Jelaskan Peraturan Tarif UKT Mulai dari Rp500 Ribu hingga Rp1 Juta

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kemendikbudristek Abdul Haris saat rapat kerja dengan Komisi X DPR.

Baca Selengkapnya
Di Tengah UKT Mahal, Kuliah di UM Maumere Tak Cuma Bisa Bayar Pakai Hasil Bumi Tapi Bisa Dicicil Sampai Sudah Bekerja
Di Tengah UKT Mahal, Kuliah di UM Maumere Tak Cuma Bisa Bayar Pakai Hasil Bumi Tapi Bisa Dicicil Sampai Sudah Bekerja

Di tengah UKT mahal, di Universitas Muhammadiyah Maumere justru bisa membayar menggunakan hasil bumi dan bisa mencicil hingga mahasiswanya bekerja.

Baca Selengkapnya
Jokowi Sebut UKT Mahasiswa Kemungkinan Naik Tahun Depan
Jokowi Sebut UKT Mahasiswa Kemungkinan Naik Tahun Depan

Kebijakan menaikkan uang kuliah tunggal (UKT) di perguruan tinggi negeri dimulai pada tahun ajaran 2025/2026.

Baca Selengkapnya
Mahasiswa ITB Keluhkan Opsi Pinjaman Online untuk Pembayaran UKT
Mahasiswa ITB Keluhkan Opsi Pinjaman Online untuk Pembayaran UKT

Mahasiswa yang tidak mampu membayar UKT ditawari pinjaman online oleh pihak ITB.

Baca Selengkapnya
UTBK Adalah Tes Masuk Perguruan Tinggi, Ini Penjelasannya
UTBK Adalah Tes Masuk Perguruan Tinggi, Ini Penjelasannya

UTBK adalah singkatan dari Ujian Tulis Berbasis Komputer. Ujian ini wajib dilakukan sebelum masuk universitas.

Baca Selengkapnya