Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemunculan Gas di Halaman Rumah Warga di Penajam Kaltim jadi Gas Berbahaya

Kemunculan Gas di Halaman Rumah Warga di Penajam Kaltim jadi Gas Berbahaya sumur bor beraroma gas. ©2018 foto : BPBD PPU

Merdeka.com - Sudah hampir sepekan gas terus muncul di rumah Ridwansyah, di Tunan Petung, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. Hari ini, aroma gas kembali jadi bertekanan tinggi dan mudah terbakar.

Jelang tengah hari pukul 11.00 Wita, tim BPBD PPU, SKK Migas Kalimantan Sulawesi, PT Pertamina, dan Dinas ESDM Provinsi Kaltim, kembali melakukan pengecekan berkala.

"Iya, tadi dilakukan pengecekan. Bahwa LEL (Lower Explosive Limit) melebihi batas. Tekanan sangat tinggi sehingga tidak dapat diukur. Artinya, sangat mudah terbakar dan meledak," kata Kasubbid Logistik dan Peralatan BPBD Kabupaten PPU, Nurlaila, dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (7/12).

Nurlaila menerangkan, meski berbahaya, sejauh ini belum sampai kepada perlunya upaya evakuasi warga setempat, ke tempat yang lebih aman. "Kami segera koordinasi ke semua instansi berkepentingan, untuk penanganan lanjutan," ujar Nurlaila.

"Cuma kita minta kepada warga, jangan melakukan hal yang mudah memicu munculnya api karena mudah terbakar. Misal merokok di sekitar lokasi itu," tambahnya.

Sejauh ini juga dipastikan, rumah Ridwansyah tidak masuk jalur pipa distribusi minyak dan gas, dari perusahaan migas di PPU maupun sekitar PPU. "Bukan jalur pipa gas. Ada pipa jalur Tabalong (di Kalsel), tapi di pinggir jalan, bukan berada di titik pengeboran sumur air," sebut Nurlaila.

"Sementara untuk kandungan oksigen, juga cukup untuk pernapasan manusia. Tidak ada mengandung gas beracun seperti Hydrogen Sulfide (H2S), maupunKarbon Monoksida," kat Nurlaila.

Diketahui, warga Tunan Petung, Ridwansyah, dan warga sekitar, dibikin kaget kemunculan aroma tak sedap berbau gas, saat menggali sumur bor untuk air bersih, di kedalaman 38-62 meter, pada Sabtu (1/12) lalu. Lantaran khawatir, pengeboran dihentikan dan dilaporkan ke BPBD PPU, dua hari kemudian.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP