Kementan Gandeng Universitas Islam Malang Cetak Petani Milenial Melek Inovasi
Merdeka.com - Kementerian Pertanian (Kementan) menggandeng Universitas Islam Malang (Unisma) untuk pengembangan profesionalisme SDM pertanian melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, kerja sama tersebut merupakan sinergitas berbagai pihak dalam mendukung lahirnya petani dan wirausahawan muda pertanian, demi mencapai tujuan pembangunan pertanian nasional.
"Kementan mengawal kolaborasi tersebut untuk mencapai tujuan bersama, menghasilkan petani milenial yang melek inovasi di era 4.0 demi ketahanan pangan nasional," kata Syahrul Yasin Limpo, Jakarta, Selasa (29/3).
Penandatanganan kerja sama dilakukan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi dengan Rektor Unisma, Maskuri di Malang, Jawa Timur.
Sesi penandatanganan kerja sama bersamaan dengan Dies Natalis Unisma ke-41 sehingga hadir sejumlah pejabat tinggi, utamanya Wakil Presiden Ma'aruf Amin yang memberikan kata sambutan atas pencapaian Unisma pada ulang tahun ke-41.
Dedi Nursyamsi mengatakan, secara umum tujuan yang ingin dicapai adalah terbentuknya sinergitas antara Kementan bersama perguruan tinggi, dalam menghasilkan petani milenial yang melek teknologi guna mencapai ketahanan pangan nasional.
Dengan kerja sama, diharapkan dapat saling bersinergi dengan konsep pentahelix atau multipihak, termasuk perguruan tinggi, badan atau pelaku usaha, pemerintah, akademisi serta masyarakat, dalam menciptakan lumbung pangan baru dan mencapai ketahanan pangan nasional.
Dukungan Kementan dalam kerja sama itu dibuktikan dari sejumlah poin yang menjadi tanggung jawabnya, termasuk penyediaan data dan informasi SDM pertanian, menyiapkan data terkait kebijakan strategis yang mendukung produksi ekspor impor di lokasi food estate, mendampingi pemagangan mahasiswa kuliah kerja nyata Kampus Merdeka, hingga mengembangkan teaching factory dan inkubator agribisnis bersama Unisma.
Di sisi lain, Maskuri sebagai Rektor Unisma mengatakan bahwa melalui perjanjian kerja sama yang akan berjalan hingga dua tahun ke depan, pihaknya siap mendukung kebijakan pembangunan pertanian.
"Unisma akan melaksanakan pendampingan dan proses pendidikan sesuai kebutuhan dan kesepakatan untuk menghasilkan SDM, yang kompetensinya dapat mendukung pembangunan pertanian," tegas Maskuri.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya