Kemenlu dan BNPB atur mekanisme bantuan asing untuk korban gempa Palu

Senin, 1 Oktober 2018 17:23 Reporter : Merdeka
Kemenlu dan BNPB atur mekanisme bantuan asing untuk korban gempa Palu Gempa di Palu. ©2018 AFP PHOTO/MUHAMMAD RIFKI

Merdeka.com - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo menegaskan, untuk bantuan internasional korban gempa dan tsunami di Palu serta Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), Indonesia tidak meminta. Namun, negara-negara tersebut menawarkan diri untuk membantu.

"Jadi bukan kita meminta bantuan Internasional, tetapi menerima tawaran dari negara-negara International," kata Sutopo di di kantor BNPB, Jakarta Timur (1/9).

Negara-negara tersebut, kata dia, yakni Australia, Amerika Serikat, Maroko, Korea Selatan, Uni Eropa, China, Singapura, Turki, Filipina dan Swiss.

Sutopo menyatakan, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Wiranto sebagai koordinator penerimaan bantuan internasional dan pihaknya bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) akan menyiapkan mekanisme dan prosedur berdasarkan ketentuan yang ada.

Tak hanya itu, dia juga menyatakan pihaknya akan dibantu oleh The ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management (AHA Centre) dalam proses registrasi dan koordinasi bantuan internasional.

"Arahan Pak Menko Polhukam tadi pagi harus selektif, kita fokus pada negara-negara yang menawarkan bantuan kepada pemerintahan kita," ucapnya.

Lanjut dia, nantinya akan disediakan formulir dan Kemenlu akan memberikan informasi kepada negara-negara yang telah memberikan tawaran bantuan.

"Kemudian diatur bagaimana sampai ke masyarakat yang ada di sana," jelasnya.

Reporter: Ika Defianti

Sumber: Liputan6.com [rnd]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini