Kemendikbud Klaim Perguruan Tinggi Menghasilkan Seribu Lebih Inovasi Selama 6 Bulan
Merdeka.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus mengembangkan iklim inovasi di perguruan tinggi Indonesia. Upaya itu guna menggenjot jumlah inovasi yang ditelurkan berbagai perguruan tinggi di Tanah Air.
Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti), Nizam menyebut selama beberapa bulan ini upaya tersebut tampaknya mulai terlihat. Tercatat dalam kurun enam bulan ini kampus di Indonesia telah menghasilkan lebih dari seribu invensi dan inovasi.
"Selama enam bulan terakhir kampus kemarin kita menghasilkan lebih dari seribu invensi dan inovasi. Dan langsung menghilir, langsung ditangkap oleh industri dan langsung diproduksi," kata Nizam dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi X DPR RI, Kamis (4/2).
Menurut Nizam berbagai temuan serta inovasi itu banyak ditangkap oleh dunia industri. Bahkan kata dia tanpa melalui tahapan yang panjang dunia industri langsung memproduksi temuan serta inovasi yang ditelurkan oleh sejumlah kampus itu.
"Tidak melalui tahapan-tahapan yang panjang tapi langsung wujud prototipe dan langsung produksi. Mulai dari drone, surveillance Covid-19, robot ners, rapid tes, ventilator, protable negative chamber, GNose yang saat ini Alhamdulillah sudah menjadi produksi massal," kata dia.
Hal itu menurut Nizam salah satunya berkat pungutan ekosistem kampus. Di mana didukung pula dengan pendanaan, mulai dari insentif, serta matching fund bagi partisipasi industri di dalam kampus.
"Setiap rupiah kita dampingi dengan rupiah yang sama. Serta skema akselerasi perkawinan antara kampus dengan dunia industri dan masyarakat. Kemudian transformasi kampus merdeka menuju kampus 4.0 dan program-program kampus merdeka ini betul-betul menjadi fokus kita saat ini dan di masa depan," tandasnya.
Reporter: Yopi MakdoriSumber: Liputan6.com
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya