Keluarga korban tewas KM Zahro mulai berdatangan di RS Polri
Merdeka.com - Keluarga korban tewas terbakarnya KM Zahro Express mulai berdatangan ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Kedatangan mereka untuk membantu proses identifikasi puluhan korban tewas melalui pemeriksaan sampel DNA dan odontologi forensik (pemeriksaan gigi).
Sayangnya, tidak sedikit keluarga yang datang tanpa membawa persyaratan dengan lengkap.
Untuk itu, Wakil Kepala Rumah Sakit Polri Sukanto Kombes Musyafak mengimbau kepada para keluarga korban yang memiliki hubungan darah untuk membawa rekam medis korban tewas.
"Harapan kami kepada keluarga untuk mempermudah yang diharapkan membawa pertama hasil medical record dari gigi, kalau pernah, kedua data contoh sidik jari foto copy KTP, dan ketiga yang hadir keluarga hubungan darah," ujar Musyafak di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (2/1).
Hingga kini sebanyak 20 jenazah yang belum teridentifikasi identitasnya masih berada di kamar jenazah RS Polri. Dari jumlah tersebut 16 diantaranya berjenis kelamin perempuan, 3 laki-laki dan satu jenazah belum teridentifikasi jenis kelaminnya.
"Kepada semua jenazah telah dilakukan identifikasi, hasil post mortemnya keluar sore ini," tandasnya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya