Keluarga korban Lion Air ditelepon penipu ngaku tim RS Polri tagih biaya

Kamis, 8 November 2018 20:38 Reporter : Merdeka
Keluarga korban Lion Air ditelepon penipu ngaku tim RS Polri tagih biaya Tim DVI Polri dan Basarnas di RS Polri. ©2018 Merdeka.com/liputan6.com

Merdeka.com - Ada saja orang tak bertanggung jawab mengambil keuntungan di tengah suasana duka korban Lion Air PK-LQP. Beberapa keluarga ditelepon seseorang mengaku dari tim RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menagih sejumlah biaya.

Kepala RS Polri Brigjen Musyafak membenarkan pelaporan itu dan menegaskan tidak ada biaya yang ditagih kepada keluarga korban pesawat terjun bebas ke tengah perairan itu.

"Ada. Jadi ada informasi dari pihak keluarga ditelepon-telepon. Untuk dimintai duit atau tidak kami belum paham. Yang pasti agak terganggu," tutur Musyafak di RS Bhayangkara Polri, Kramat jati, Jakarta Timur, Kamis (8/11).

Menurut Musyafak, Tim DVI antemortem memang akan menelepon keluarga beberapa kali. Hal itu untuk memastikan sejumlah data terkait korban.

"Tidak masalah biaya. Untuk biaya semua dari Polri," jelas dia.

RS Bhayangkara Polri pun meminta keluarga korban pesawat Lion Air yang jatuh untuk berhati-hati. Ada sejumlah nomor resmi yang digunakan untuk pelayanan para keluarga.

Nomor Whatsapp Call Center Tim DVI RS Bhayangkara Polri adalah 0821-2568-7642. Kemudian untuk nomor handphone yang bisa dihubungi ada 0812-1179-0961 dan 0878-8871-9805.

"Jadi kalau ada di antara saudara-saudara yang dihubungi selain nomor ini, artinya bukan kami," Musyafak menandaskan.

Reporter: Nanda Perdanaputra
Sumber : Liputan6.com [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini