Kejati Riau Tahan Eks Anggota DPRD Bengkalis Tersangka Korupsi Bansos Rp272 miliar

Jumat, 29 November 2019 03:31 Reporter : Abdullah Sani
Kejati Riau Tahan Eks Anggota DPRD Bengkalis Tersangka Korupsi Bansos Rp272 miliar Mantan anggota DPRD Bengkalis yang ditahan jaksa Kejati Riau. ©2019 Merdeka.com/Abdullah Sani

Merdeka.com - Penyidik Kejaksaan Tinggi Riau melakukan penahanan terhadap mantan anggota DPRD Bengkalis, Yudhi Veryantoro, Kamis (28/11). Yudhi merupakan tersangka dugaan korupsi dana hibah Kabupaten Bengkalis tahun 2012 senilai Rp272 miliar.

"Iya kita tahan. Karena telah kita terima pelimpahan tersangka YV (Yudhi Veryantoro) dan barang bukti dari penyidik Polda Riau," ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi Riau, Muspidauan.

Muspidauan menyebutkan, penahanan dilakukan setelah Polda Riau yang menangani perkara itu melimpahkan berkas perkara dan tersangka atau Tahap II, hari ini.

"Tersangka sempat diperiksa beberapa jam. Setelah proses administrasi tahap II, tersangka langsung dibawa ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pekanbaru untuk ditahan," ucapnya.

Yudhi dititipkan di Rutan Pekanbaru untuk 20 hari ke depan. Selama dalam masa penahanan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan merampungkan surat dakwaan untuk segera dilimpahkan ke Pengadilan.

Dalam perkara ini, masih ada seorang tersangka lainnya. Dia adalah Suhendri Asnan, politisi PDI Perjuangan yang juga merupakan anggota DPRD Bengkalis periode yang sama. "Proses penyidikan terhadap tersangka yang satu lagi (Suhendri) belum tuntas, masih dilengkapi," ucap Muspidauan.

Kedua tersangka dijadikan tersangka setelah polisi melakukan pengembangan perkara yang telah menjerat delapan orang ke kursi pesakitan. Berdasarkan fakta persidangan, diduga kedua tersangka ikut andil dalam kasus yang merugikan negara sebesar Rp31.357.740.000 tersebut.

Mereka semua yang terlebih dahulu telah mendekam di hotel prodeo adalah Ketua DPRD Bengkalis periode 2009-2014, Jamal Abdillah. Selanjutnya Purboyo, Hidayat Tagor, Rismayeni dan Muhammad Tarmizi.

Selain itu, juga terdapat nama mantan Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh, dan Azrafiani Aziz Rauf selaku Kepala Bagian (Kabag) Keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis. Terakhir, Ketua DPRD Bengkalis periode 2014-2019, Heru Wahyudi. [ded]

Topik berita Terkait:
  1. Kasus Korupsi
  2. Korupsi Bansos
  3. Bengkalis
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini