Kejari Sragen Sita Rp2,1 M Terkait Korupsi Proyek di RSUD Soehadi Prijonegoro

Jumat, 6 Maret 2020 05:02 Reporter : Merdeka
Kejari Sragen Sita Rp2,1 M Terkait Korupsi Proyek di RSUD Soehadi Prijonegoro ilustrasi korupsi. ©2013 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen menyita barang bukti sebesar Rp2,1 miliar terkait perkara tindak pidana korupsi proyek pengadaan sentra Operasion Komer (OK) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soehadi Prijonegoro Kabupaten Sragen Tahun 2016.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Hari Setiyono menyampaikan, uang tersebut merupakan hasil pengembalian dari tersangka Rahardyan Wahyu Utomo (RW) pada Rabu 4 Maret 2020.

"Uang yang dikembalikan oleh tersangka RW sebanyak Rp2.106.766.740," tutur Hari dalam keterangannya, Kamis (5/3).

Menurut Hari, nominal tersebut ditentukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jawa Tengah, berdasarkan Perhitungan Kerugian Keuangan Negara (PKN).

"Selanjutnya uang sebanyak Rp2.106.766.740 akan menjadi barang bukti guna memperkuat pembuktian di depan persidangan," kata Hari.

1 dari 1 halaman

Kejari Sragen telah menetapkan tiga tersangka atas kasus tersebut. Mereka adalah Kuasa Pengguna Anggaran sekaligus Direktur RSUD dr Soehadi Prijonegoro Kabupaten Sragen, Djoko Sugeng Pudjianto (DS); Pejabat Pembuat Komitmen atau PPK, Nanang Yulianto Eko Budi Raharjo; dan Direktur PT. Fabrel Medikatama Rahardyan Wahyu Utomo (RW) selaku penyedia barang.

Ketiganya ditahan di Rutan Sragen. "Setelah kelengkapan berkas penyidikan lengkap, perkara tindak pidana korupsi tersebut akan segera dilimpahkan ke pengadilan guna dilakukan tahap penuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang," Hari menandaskan.

Reporter: Nanda Perdana Putra [ray]

Baca juga:
Polisi Koordinasi dengan Kejaksaan Terkait Penjualan Masker Hasil Sitaan
Kejagung Gali Fakta Hukum 2 Mantan Bos Jiwasraya yang Berstatus Tersangka
Waspada Virus Corona, Kejagung Perketat Pengawasan Suhu Tubuh
Bukit Asam Siap Kelola Tambang Milik Heru Hidayat
Kejagung Sebut Berkas Kasus Paniai Pelanggaran HAM Berat Belum Penuhi Syarat

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini