Kecelakaan Cipularang, Truk Dikemudikan Tersangka S dan DH Melebihi Muatan
Merdeka.com - Selain daya pengereman kendaraan berkurang yang mengakibatkan kecelakaan beruntun di KM 91 Tol Cipularang pada Senin lalu, kepolisan mengungkapkan truk dikemudikan oleh DH dan S terlalu berlebihan dalam memuat pasir.
"Dari yang harusnya 12 ton, ini mengangkut 37 ton, jadi kelebihannya 25 ton 3 kali lipatnya," ujar Kapolres Purwakarta AKBP Matrius di Aula Polres Purwakarta, Rabu (4/9).
Apalagi sebelumnya, tersangka S dalam pemeriksaan awal mengaku truk yang dikemudikannya mengangkut pasir melebihi muatan yang ditentukan.
"Baik DH maupun S ini sama - sama membawa truk dengan pasir yang sama, kendaraan jenis yang sama, serta muatannya kurang lebihnya sama," ujarnya.
Dengan berlebihan muatan pasir tersebut, sehingga mengakibatkan daya cengkram kendaraan berkurang, apalagi dari KM 97 - 90, kontur jalanan yang berkelok dan turunan. Sehingga berakibat daya cengkram kendaraan berkurang.
"Di samping muatan yang berlebih, mengakibatkan koofesien daya cengkram berkurang, apalagi kan dari KM 97 ke KM 90 merupakan jalannya turunan," tegasnya.
Sehingga mengakibatkan tersangka panik dan tidak dapat menguasai kendaraan. Sehingga dengan cepat menghantam kendaraan yang sedang antre menunggu evakuasi kendaraan rekan tersangka.
"S ini panik dan tidak bisa menguasai kendaraannya, dia membanting ke sebelah kanan dengan anggapan kendaraan sedikit,nyatanya ternyata banyak kendaraan yang tertahan kendaraan tersangka DH yang terguling," ujar Kapolres.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya