Kebakaran Apartemen City Park: Diduga Akibat Kebocoran Gas, Kerugian Capai Rp45 Juta!
Insiden Kebakaran Apartemen City Park di Jakarta Barat diduga kuat akibat kebocoran gas saat memasak. Simak detail kerugian dan kronologi kejadian yang mengejutkan ini.
Kebakaran hebat melanda salah satu unit apartemen di Apartemen City Park, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Selasa malam, 19 Agustus. Insiden ini diduga kuat dipicu oleh kebocoran gas yang terjadi saat aktivitas memasak di dalam unit tersebut.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat segera merespons laporan kejadian. Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syarifudin, mengonfirmasi bahwa dugaan awal penyebab kebakaran adalah kebocoran gas.
Api yang sempat berkobar di lantai 11 bangunan apartemen ini berhasil dipadamkan setelah pengerahan besar-besaran personel. Meskipun demikian, insiden ini menimbulkan kerugian material yang tidak sedikit serta menyebabkan satu orang mengalami luka-luka.
Kronologi dan Penanganan Cepat Petugas
Kebakaran di Apartemen City Park dilaporkan terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Seorang saksi mata bernama Bella (33) menceritakan bahwa awalnya ia melihat kepulan asap hitam tebal yang muncul dari salah satu unit di lantai 11.
Tidak lama kemudian, sekitar 15 menit setelah kemunculan asap, kobaran api mulai terlihat jelas dari dalam ruangan. Bella juga mengaku sempat mendengar suara ledakan keras sebelum api membesar, yang bahkan menyebabkan kaca jendela unit tersebut pecah dan berjatuhan.
Tim pemadam kebakaran segera diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. Sebanyak 22 unit mobil pemadam dan 110 personel dikerahkan untuk memadamkan api yang melalap unit apartemen tersebut. Berkat kesigapan petugas, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.27 WIB, mencegah potensi penyebaran yang lebih luas.
Dampak dan Estimasi Kerugian
Meskipun penanganan cepat berhasil mencegah korban jiwa, kebakaran ini tetap menimbulkan dampak signifikan. Syarifudin menjelaskan bahwa perkiraan luas area yang terbakar mencapai kurang lebih 12 meter persegi, menunjukkan intensitas api di dalam unit.
Estimasi total kerugian material akibat insiden ini diperkirakan mencapai sekitar Rp45 juta. Kerugian ini mencakup kerusakan pada struktur unit dan barang-barang di dalamnya yang hangus terbakar.
Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran ini, dengan total 10 orang berhasil diselamatkan. Namun, satu orang dilaporkan mengalami luka bakar sedang dan segera dilarikan ke RS Bunda Suci untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Petugas masih berada di lokasi untuk memastikan kondisi aman pasca-pemadaman.
Sumber: AntaraNews