Kasatgas Covid-19 Tinjau Fasilitas Karantina PPLN di Bali
Merdeka.com - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Suharyanto meninjau dua lokasi karantina pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) di Pulau Dewata, Bali. Dua lokasi tersebut ialah Hotel Hilton Garden Inn dan Hotel Vassini di wilayah Kuta.
Peninjauan ini untuk memastikan kesiapan Provinsi Bali menerima PPLN. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai direncanakan menjadi salah satu pintu masuk bagi PPLN.
Suharyanto meminta fasilitas karantina memperhatikan alur atau flow kedatangan para PPLN. Dalam kurun waktu satu jam, PPLN harus sudah berpindah dari bandara ke lokasi karantina guna menghindari adanya kerumunan.
"Tolong diperhatikan waktu tunggu di bandara, jangan sampai para PPLN menunggu terlalu lama," katanya di lokasi peninjauan, Rabu (12/1).
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini juga mengingatkan fasilitas karantina untuk meminimalkan kontak dengan PPLN. Jalur masuk antara pengunjung umum dengan pasien karantina harus dibedakan.
"Perlu dibedakan jalur masuknya agar tidak ada kontak dengan pengunjung umum sehingga dapat meminimalisir penularan apabila ada yang positif," ujarnya.
Suharyanto meminta adanya pengawasan ketat bagi PPLN yang menjalani karantina oleh tenaga kesehatan. Pengawasan dilakukan secara langsung minimal 2 kali sehari. Jika ditemukan pasien sakit, maka harus segera ditangani.
Selain itu, pengawasan keamanan juga harus dilakukan pihak hotel untuk memastikan tidak ada pasien yang meninggalkan ruangan selama karantina berlangsung.
Selain hotel, disediakan pula wisma yang tersebar di seluruh wilayah Bali. Wisma diperuntukan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Mengacu kepada Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 1 tahun 2022, pelaku perjalanan luar negeri baik WNI maupun WNA wajib menjalani karantina terpusat selama 7x24 jam. Penerapan kebijakan karantina bertujuan untuk menekan angka kenaikan kasus Covid-19, khususnya varian baru Omicron.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya