Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Karantina 125 KK, Pemkot Kediri Jamin Ketersediaan Pangan dan Kesehatan

Karantina 125 KK, Pemkot Kediri Jamin Ketersediaan Pangan dan Kesehatan Pemkot Kediri Karantina 125 KK. ©2020 Merdeka.com/Imam Mubarok

Merdeka.com - Setelah 1 warga positif Corona, Pemkot Kediri mengkarantina 125 KK di Perumahan Permata Jingga, Dadapan Tinalan Kecamatan Pesantren Kota Kediri. Selama masa karantina, Pemkot Kediri akan menjamin ketersediaan pangan dan kesehatan mereka selama 14 hari ke depan.

"Kita saat ini sudah mengkarantina wilayah di perumahan. Ini memang aturan pak Presiden, yaitu di Perumahan Permata Jingga. Sudah kita lakukan selama karantina wilayah, kita adakan penyemprotan, traesing sesuai SOP oleh Gugus Tugas. Lalu sudah kami lakukan pembagian bahan pokok makanan untuk yang terdampak. Serta untuk edukasi sudah dilakukan, masyarakat sudah paham," kata Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Senin (30/3).

Dia menjelaskan, pihaknya telah memiliki skema mengenai distribusi pangan bagi warga yang dikarantina. Pihak Pemkot Kediri nanti akan memberikan bahan makanan untuk mereka, seperti beras, kecap, minyak goreng, telur dan buah-buahan.

"Sistemnya seperti kurir yang mengambil sampah. Misalnya, berasnya habis, kita berikan. Kemudian mereka ingin beli makanan tambahan juga bisa, tetapi hanya dilakukan satu orang. Tata cara pemberian juga tidak boleh bersentuhan tangan," ujarnya.

Selain karantina, mereka juga akan dipantau kesehatannya. Bahkan beberapa warga telah diambil sampling swab karena kontak langsung dengan pasien positif Corona.

Abu Bakar menambahkan, pihaknya tidak berani mengambil langkah lockdown meskipun warganya telah ada yang positif Corona. Pihaknya hanya akan melakukan karantina wilayah tingkat kecamatan.

"Pemerintah daerah hanya bisa melakukan karantina tingkat kecamatan. Kalau lockdown khawatir ketersediaan bahan pokok. Kami saat ini karantina dan sifatnya karantina wilayah. Contohnya satu RT, RW atau bahkan bisa kelurahan dan maksimal kecamatan dengan catatan, tidak boleh menutup jalan-jalan utama, karena jalur utama distribusi ke daerah lain," tutupnya.

Berdasarkan data yang dihimpun Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-119 Kota Kediri, jumlah ODR di Kota Kediri meningkat 40 orang menjadi 279 orang, ODP juga naik lima orang menjadi 76 orang.

Sedangkan PDP sebanyak satu orang berasal dari wilayah Kelurahan Balowerti, Kota Kediri. Adapun jumlah terkonfirmasi positif tetap satu orang yang kini tengah menjalani perawatan.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP