Kapolri perintahkan taruna Akpol penganiaya Brigdatar Adam dipidana
Merdeka.com - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian sangat menyesalkan kekerasan yang berujung pada tewasnya Brigdatar Muhammad Adam, taruna angkatan dua Akademi Kepolisian (Akpol). Bulan lalu, saat melakukan kunjungan ke Akpol, dirinya menegaskan agar tidak ada lagi kekerasan.
"Taruna Akpol saya menyesalkan peristiwa itu karena beberapa bulan lalu saat saya kunjungan ke Akpol, saya tegaskan ke seluruh taruna dan pengasuh supaya budaya kekerasan pemukulan enggak terjadi lagi. Karena lebih banyak mudaratnya dan tidak banyak untungnya. Ini juga sesuai dengan program promoter, untuk menekan budaya kekerasan yang berlebihan," kata Tito di PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (18/5).
Menurutnya, peristiwa ini menjadi momentum untuk mengubah budaya kekerasan di Akpol. Dia memerintahkan Gubernur Akpol menindaktegas dan mempidanakan taruna yang terlibat atas kasus meninggalnya Adam.

"Saya minta untuk dipidanakan. Saya juga minta Kapolda Jawa Tengah, Pak Condro, untuk memproses pidana," ujarnya.
Selain itu, Kapolri juga meminta Propam turun langsung melihat sampai sejauh mana Akpol menghentikan budaya kekerasan pemukulan senior junior.
"Nanti saya kira juga akan kita evaluasi pengasuh-pengasuh yang ada di situ. Kenapa budaya itu enggak juga berenti. Padahal perintah saya sudah jelas demikian," pungkasnya. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya