Polri turunkan 15 ribu personel amankan final Piala Presiden
Merdeka.com - Kepolisian Republik Indonesia menerjunkan 15 ribu personel untuk mengamankan final Piala Presiden yang akan berlangsung pada Sabtu (11/3) dan Minggu (12/3) besok. 15 Ribu anggota itu terdiri dari personel Brimob, Polda Jabar, Polda Jatim dan Polda Metro Jaya.
"Untuk Polda Jabar itu 6.029, Jatim 2.077 40 bus. Masing-masing kloter 10 bis dikawal 1 kompi brimob. Ada 4 polres yang dilewati Jatim, Jateng ada 15 polres yang dilewati. Polda Jabar ada 7 polres yang dilewati 2900 jadi totalnya hampir 15 ribu yang kita persiapkan," kata Asisten Kapolri Bidang Operasional Irjen Unggung Cahyono di Komplek Mabes Polri, Jakarta, Jumat (10/3).
Dikatakan Unggung, pengawalan kepada supporter Arema FC atau Aremania dilakukan dengan sistem estafet. Selain itu, polri juga mempersiapkan anggota untuk mengurasi massa (raimas).
"Sistem pengawalan estafet, kita mengadakan pengawalan dengan raimas," ujarnya.
Sementara itu, Kapolda Jabar Anton Charliyan menjelaskan bila pengamanan stadion dilakukan secara berlapis. Menurutnya, pengamanan dibagi menjadi lima ring.
"Di tiap pintu dijaga brimob, polwan, ccm dan sebelum masuk karena perintah Bapak Kapolri yang diutamakan keamanan, jadi supporter nanti akan kami periksa dulu jangan sampai membawa barang-barang terlarang," ucap Anton.
"Termasuk di VIP juga khusus ada untuk escape dan termasuk di luar ring juga di jalan, termasuk peristirahatan pun juga kita adakan pengamanan," pungkas Anton.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku telah menginstruksikan jajarannya dari Polda Jabar dan Polda Jatim untuk mengawal final tersebut.
Mantan Kepala BNPT ini berharap perhelatan Piala Presiden berjalan dengan baik, tertib dan aman. Dia meminta para supporter atau penonton menjaga ketertiban dan keamanan, khususnya tidak membawa barang-barang berbahaya ke lokasi pertandingan.
"Kami minta untuk menikmati tapi jaga keamanan dan keselamatan masing-masing, kami minta tertib, tidak membawa barang-barang berbahaya, flares, api karena juga akan berbahaya. Tentu juga sesuai sop, kita akan melakukan pengamanan cukup ketat di pintu masuk gedung, jangan membawa miras, apalagi sajam, flares, laser pointer tidak boleh dibawa, dapat mengganggu," pungkas Tito. (mdk/ded)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya