Kapolda Sumsel minta Pertamina ambil alih sumur minyak tua yang digarap warga
Merdeka.com - Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara meminta Pertamina mengambil alih sumur minyak yang digarap masyarakat secara ilegal. Diketahui, ratusan sumur tua tersebar di Kabupaten Musi Banyuasin dan Banyuasin.
Menurut dia, cara itu merupakan solusi efektif guna menghentikan aktivitas warga yang telah menjadi mata pencarian masyarakat turun temurun. Sebab, Pertamina memiliki kewenangan dari undang-undang mengelola migas.
"Harus ada solusinya, yang efektif harus dikelola oleh Pertamina," ungkap Zulkarnain saat dihubungi merdeka.com, Jumat (27/4).
Meski nantinya diambil alih pemerintah, masyarakat bisa diberdayakan menjadi pekerja sehingga tetap menguntungkan masing-masing pihak. Kehidupan masyarakat tetap normal dan ledakan yang menyebabkan korban jiwa bisa diminimalisir.
"Ya bisa seperti itu karena ini pencarian nafkah utama masyarakat, harus dipikirkan," ujarnya.
Dikatakannya, selama ini kepolisian kerap mengungkap kasus peredaran bahan bakar minyak ilegal hasil produksi masyarakat. Pihaknya kesulitan menutup operasional karena masyarakat berdalih mengelola di lahan pribadi meski melanggar hukum.
"Selama ini kita hanya mengungkap di hilir seperti menangkap mobil pengangkut BBM ilegal," pungkasnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya