Kapolda Metro Irjen Iriawan kagumi sosok mendiang Briptu Taufan
Merdeka.com - Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Inspektur Jenderal M Iriawan mengunjungi kediaman almarhum Briptu Anumerta Taufan Tsunami di Kranggan Wetan, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (31/5). Taufan merupakan korban bom bunuh diri di Kampung Melayu Rabu pekan lalu.
"Almarhum salah satu anggota Polda Metro Jaya yang gugur dalam tugas," kata Iriwan di kediaman Almarhum Briptu Anumerna Taufan, Rabu (31/5).
Iriawan mengaku sangat mengagumi Taufan. Sebab, Taufan merupakan anggota terbaik di kepolisian. Namun, ketika menjalankan tugas melakukan pengamanan pawai obor di Kampung Melayu, Jakarta Timur, ada bom meledak.
"Atas nama Polda Metro Jaya, dan Kepolisian RI, mengucapkan duka yang mendalam," kata Iriawan.
Sebagai penghargaan atas jasanya, kata dia, pangkat Taufan dinaikkan setingkat dari Bripda menjadi Briptu Anumerta. Menurut dia, taufan meninggal dunia dalam tugas, sehingga bisa disebut sebagai pahlawan.
"Saya berharap keluarga bisa menerima takdir yang sudah digariskan atas kejadian ini, dan bapak-ibunya luar biasa Soleh," kata dia.
Taufan, kata dia, adalah sosok polisi yang berbakti kepada orang tua. Bahkan, jika libur, Taufan meluangkan waktunya membantu orang tuanya berjualan beras di Pasar Kranggan.
"Almarhum juga kuliah, ngambil jurusan hukum di Universitas Krisnadwipayana. Anaknya sangat santun kepada orang tua," kata dia.
Bripda Taufan menjadi sasaran bom bunuh diri ketika mengamankan pawai obor di sekitar halte Busway Kampung Melayu, Jakarta Timur. Selain Taufan, dua anggota polisi Sabhara yang meninggal antara lain, Bripda Ridho Setiawan dan Bripda Gilang Adinata. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya