Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kaligrafi aksara Jawa sepanjang 500 meter rayakan Imlek di Solo

Kaligrafi aksara Jawa sepanjang 500 meter rayakan Imlek di Solo Kaligrafi aksara Jawa di acara Imlek. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Perayaan Tahun Baru Imlek 2568 di Kota Solo, tidak hanya identik dengan budaya Tionghoa. Budaya Jawa pun ikut mewarnai kemeriahan tahun baru China itu. Setelah Grebek Sudiro, kini ratusan warga Solo beramai-ramai menuliskan aksara Jawa di atas rol kertas sepanjang 500 meter.

Ketua Panitia Imlek Bersama Kota Solo, Sumartono Hadinoto mengatakan, sebagai sarana akulturasi budaya, tahun ini pihaknya menggelar acara Menulis Aksara Jawa Terpanjang. Kegiatan yang dilakukan di Solo Paragon Mall hari Minggu (5/2) tersebut diikuti 500 mahasiswa dan masyarakat umum.

"Tujuan perayaan Imlek adalah branding Kota Solo dengan kebhinekaan yang tinggi. Imlek tidak hanya untuk etnis Tionghoa, tapi kami menggandeng siapa saja untuk perayaan Imlek," ujar Sumartono.

Sumartono menerangkan, tahun lalu kegiatan yang hampir sama dilakukan bersama warga dengan menuliskan huruf shufa atau huruf China. Tahun ini sengaja dipilih aksara Jawa bekerja sama dengan Program Studi (Prodi) Sastra Daerah, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Kegiatan menulis aksara Jawa terpanjang tersebut juga dicatat oleh rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia).

"Penulisan aksara Jawa ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta pada Budaya Jawa Selain untuk memecahkan rekor Muri (Museum Rekor Dunia Indonesia), kami berharap kegiatan ini juga diikuti komunitas lain sehingga Budaya Jawa semakin dicintai dan dikenal," jelasnya.

Dekan FIB UNS, Riyadi Santosa mengatakan acara menulis aksara Jawa diharapkan mampu menggugah masyatakat Kota Solo bahwa mereka masih memiliki warisan luhur yakni aksara Jawa yang mulai dilupakan orang.

"Dengan tergugahnya pikiran mereka teringat kalau mempunyai budaya adi luhung ada rasa memiliki kembali sehingga akan ikut belajar," ucapnya.

Marketing Manager Communication Solo Paragon Mall, Veronica Lahji menambahkan, menulis aksara Jawa terpanjang tersebut diikuti 500 peserta. Bukan hanya warga Solo tapi juga wilayah lain.

"Kegiatan menulis aksara Jawa sepanjang 500 meter ini memecahkan rekor Muri. Rekor sebelumnya hanya sepanjang 300 meter,"'ucap Veronica.

Ia menerangkan, setiap peserta mendapatkan kertas yang berisi peribahasa, kata-kata mutiara serta falsafah hidup dalam bahasa dan aksara Jawa. Peserta, kata dia, harus menuliskan kembali kalimat tersebut dalam kertas panjang yang sudah disediakan panitia.

Fatmawah Solihah, salah satu peserta mengaku tertarik mengikuti kegiatan tersebut. Pasalnya, sebagai generasi muda ia tak begitu mengenal banyak budaya lokal terutama Jawa.

"Setelah ada info, saya langsung mendaftar karena tertarik. Apalagi ini ditulis dalam kertas panjang. Senang rasanya, ini kesempatan langka," tuturnya. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP