Kadis Pariwisata Bali harap penutupan bandara tak terulang lagi
Merdeka.com - Tercatat sudah kali ketiga terjadi kerusakan pada runway hingga berdampak penutupan jalur pesawat Bandara Intenasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Hal tersebut sudah barang tentu mempengaruhi sektor pariwisata.
"Harapan kami hal semacam ini tidak lagi terjadi. Ini sangat membahayakan bila saja sampai dilintasi pesawat," ujar Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Anak Agung Gde Yuniartha Putra, disela acara memberikan pemaparan tentang pasar wisatawan nusantara MICE, Jumat (14/10) di Kuta.
Dalam keterangannya, banyak keluhan dari wisatawan nusantara yang ingin ke Bali. Salah satunya sulitnya mendapatkan tiket karena selalu penuh. Hal itu diakuinya mengingat banyaknya agenda MICE yang diselenggarakan di Bali. Sehingga tamu grup mendominasi kunjungan di Bali.
"Saat berjalan normal sudah sangat padat tamu yang datang ke Bali. Dengan adanya penutupan beberapa jam tentu akan semakin padat jadwal kedatangan," Beber Yuniartha tanpa sempat merinci jumlah wisatawan yang tertunda akibat kerusakan pada runway di Bandara Ngurah Rai.
Ditegaskannya, bahwa peristiwa kerusakan pada landasan sudah terjadi hingga ketiga kalinya. Sudah semestinya itu tidak terjadi lagi. "Lubang atau keretakan pada runway di Bandara Ngurah Rai bukan baru kali pertama. Ini sudah yang ketiga kalinya terjadi di tahun ini, setidaknya ini bisa teratasi agar tidak lagi terjadi," pungkasnya.
Seperti diketahui bahwa pagi tadi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai terpaksa ditutup sejak pukul 07.45 Wita akibat dilakukan perbaikan dibjalur run way. Sebelumnya imbauan penutupan dilakukan hingga pukul 12.00 Wita, namun pada pukul 10.00 Wita sudah dibuka secara normal kembali. (mdk/rhm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya