Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kabur dari penjara di Dumai, Meikel Jackson masih asyik berkeliaran

Kabur dari penjara di Dumai, Meikel Jackson masih asyik berkeliaran Tahanan kabur dari penjara. shutterstock

Merdeka.com - Meikel Jackson‎ dan Ismail, dua tahanan narkoba kabur dari sel Pengadilan Negeri Kota Madya Dumai masih berkeliaran. Sebelumnya mereka berdua kabur bersama seorang tahanan lainnya, Budi Pratama saat mengikuti sidang pada 29 Agustus lalu.

"Iya, ada tiga tahanan yang kabur. Tapi yang satu sudah kita tangkap kembali, dua tahanan masih kita kejar. Yang kita tangkap itu bernama Budi Pratama di Sumatera Barat," ujar Kapolres Dumai, AKBP Donal Happy Ginting, kepada merdeka.com, Senin (7/11).

Sampai kini polisi bersama Kejaksaan Negeri Dumai masih memburunya. Kaburnya ketiga tahanan narkoba ini lantaran sel jeruji di PN Dumai rapuh dan tidak terawat. "Sel tahanan PN Dumai sudah lama (tua) dan over kapasitas, didorong begitu saja sudah terbuka. Padahal digembok, makanya ketiga tahanan kabur. Beruntung tahanan lainnya baik-baik, tak ingin kabur juga," ucap Donal.

Donal berharap sel tahanan PN Dumai segera diperbaiki agar tahanan lain tidak melakukan hal sama. Namun, hingga kini sel tahanan PN Dumai masih belum diperbaiki.

"Kabarnya, PN Dumai sudah mengajukan ke Pemerintahan Kota Dumai, agar ‎segera memperbaikinya," jelas Donal.

Sebelumnya, pada 29 Agustus 2016 lalu, tiga tahanan Kejaksaan Dumai berhasil kabur, saat akan menjalani agenda sidang dengan agenda vonis hakim dan ada juga yang agenda tuntutan jaksa di Pengadilan Negeri Dumai. Mereka kabur dengan memanfaatkan sel tahanan yang rapuh dan sudah over kapasitas tersebut.

Sementara itu, Sekretaris PN Dumai Bram saat dikonfirmasi merdeka.com membenarkan hal tersebut. Dikatakannya, sel tahanan PN Dumai memang sudah tua. "Usia sel tahanan ya sama dengan bangunan PN Dumai, sudah lama," ucap Bram.

Terkait sel tahanan yang over kapasitas dan kepala PN Dumai Tumpal Sagala ‎jarang datang ke kantor, Bram tak ingin mengomentarinya. "Silakan tanya ke bagian humas," kata Bram. Namun, Humas PN saat dihubungi nomor handphonenya tidak aktif hingga berita ini ditulis. (mdk/ang)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP