Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KA Uap Djoko Kendil Siap Ramaikan Jalanan Kota Solo

KA Uap Djoko Kendil Siap Ramaikan Jalanan Kota Solo KA Uap Djoko Kendil. ©2020 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Pemerintah Kota Solo hari ini meluncurkan kereta api uap kuno dengan nama KA Djoko Kendil. Peluncuran dilakukan oleh Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro, di depan rumah dinas Wali Kota Solo Loji Gandrung, Minggu (16/2).

Usai diluncurkan, lokomotif yang dipesan Jokowi semasa menjabat sebagai Wali Kota Solo tersebut akan difungsikan sebagai kereta wisata. Kereta dengan nomor seri asli SS9000 buatan tahun 1938, Beynes, Belanda itu akan mendampingi KA Jaladara yang telah beroperasi sebelumnya dari Stasiun Purwosari hingga Stasiun Sangkrah.

"Pengoperasian KA ini sebagai bukti kesetiaan kami untuk memperbaiki kereta zaman dulu. Ini (KA Djoko Kendil) sudah berusia 99 tahun. Jadi perlu perawatan khusus," katanya

Menurut Edi, KA Djoko Kendil tersebut tergolong langka, karena sudah berusia 99 tahun. Lokomotif dengan panjang 20 Meter ini bisa dihidupkan kembali berkat para pensiunan PT KAI yang konsen dengan kereta lama.

Para pensiun PT KAI, menurutnya, turun tangan memperbaiki agar bisa berjalan. Ia mengatakan, saat ini masih ada belasan kereta di Ambawara. Pihaknya berniat untuk menghidupkan kembali kereta tersebut.

"Lokomotif yang berubah menjadi D1410 ini merupakan satu-satunya kereta uap tua yang sudah tidak ada lagi di dunia. KA Djoko Kendil bisa menjadi kereta wisata di Soloraya," katanya.

Sehingga wisatawan asing bisa memanfaatkan KA Djoko Kendil sebagai wisata sejarah. Untuk biaya operasional, Edi menyampaikan, akan ditanggung Pemkot Solo dan PT KAI seperti halnya perawatan KA Jaladara.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP