JPU sebut foto yang dimunculkan bukti Jessica diperlakukan baik
Merdeka.com - Ketua tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ardito mengatakan, tidak pernah menyebut foto yang ditampilkan dalam persidangan merupakan ruangan tahanan Jessica di Mapolda Metro Jaya. Menurut Ardito, timnya hanya menyebut bahwa foto itu merupakan ruangan terdakwa Jessica.
"Kita tidak pernah mengklaim itu foto ruang tahanan terdakwa (Jessica). Makanya kita buat judul dalam foto itu 'Jessica selama menjadi tahanan di Polda Metro Jaya', jadi bisa foto saat menjalani pemeriksaan atau yang lain. Jangan disalah artikan," kata Ardito saat dihubungi, Selasa (18/10).
Ardito tak menampik memiliki beberapa foto Jessica saat ditahanan. Salah satunya foto yang ditampilkan dalam persidangan namun foto itu bukan di ruang tahanan melainkan saat pemeriksaan.
"Kami ada beberapa foto termasuk dirinya (terdakwa) berada dalam tahanan. Namun foto yang tampil kebetulan pas di ruang lain saat menjalani pemeriksaan, jadi jangan dipelintir karena beda persepsi," elaknya.
Lebih lanjut Ardito mengatakan, pihaknya hanya ingin menunjukkan kepada masyarakat kalau Jessica mendapatkan perlakuan yang baik. Tetapi, dirinya menyuruh untuk menanyakan langsung kepada penyidik terkait hal tersebut.
"Itu kan bukti bahwa Jessica mendapat perlakuan yang baik, bukan seperti yang dia katakan. Selebihnya tanyakan saja langsung ke penyidik," pungkasnya.

Sebelumnya, curhat Jessica pada persidangan pekan lalu langsung ditanggapi tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang replik di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (17/10) kemarin. Jaksa Meilani Wuwung mengatakan fasilitas yang didapat Jessica selama menjadi tahanan di Mapolda Metro Jaya, sudah sangat layak apalagi jika dibandingkan dengan tahanan lainnya.
"Perlu disadari kalau fasilitas yang didapatkan terdakwa (Jessica) sudah lebih dari yang didapatkan tahanan lainnya. Kenapa terdakwa masih mengeluh dan menyalahkan aparat penegak hukum. Di saat seluruh fasilitas mumpuni telah diberikan kepada terdakwa, entah mengapa terdakwa mengatakan dirinya tertekan," kata Jaksa Meilani demikian dikutip dari Antara.
Meilani juga menegaskan, soal tahanan yang dia huni atas permintaan Jessica sendiri. Disebutnya juga, disel fasilitas Jessica cukup mewah.
"Perlu diketahui bahwa ruangan itu diminta sendiri oleh terdakwa karena tidak ingin disatukan oleh tahanan lainnya. Ruangan itu terbilang mewah untuk kasus terdakwa saat itu," ujar Meilani.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya