Jokowi Tak Bahas Kasus Novel Baswedan di Ratas Menteri

Kamis, 31 Oktober 2019 22:43 Reporter : Supriatin
Jokowi Tak Bahas Kasus Novel Baswedan di Ratas Menteri Menko Polhukam Mahfud Md. ©2019 Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra

Merdeka.com - Masa kerja tim teknis untuk mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan berakhir hari ini (31/10). Namun, tim bentukan Kabareskrim Komjen Idham Azis itu belum juga menemukan titik terang siapa pelakunya.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD memastikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi tak membahas masa kerja teknis kasus Novel dalam rapat terbatas Penyampaian Program dan Kegiatan di Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan di Kantor Presiden Jakarta sore hari ini.

"Tadi enggak dibahas," kata Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (31/10).

Mahfud berpendapat, penyelesaian kasus Novel telah diserahkan kepada kepolisian. Karenanya, dia mengaku tak tahu perkembangan kasus tersebut.

"Saya kira polisi ya. Sekarang banyak sekali urusannya, enggak ingat satu-satu," ucapnya.

Sementara Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko menolak berkomentar soal berakhirnya masa kerja tim teknis kasus Novel.

"Tanya soal lain saja, jangan itu," kata dia.

Novel Baswedan disiram dengan air keras oleh dua orang pria yang tak dikenal pada Selasa (11/4/2017). Saat itu, Novel baru saja pulang salat subuh dari Masjid Jami Al Ihsan, Kelurahan Pegangsaan Dua, kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dalam perjalanan pulang, tiba-tiba dua orang bermotor datang dan menyiramkan air keras ke wajah Novel. Tak ada seorang pun yang melihat kejadian itu. Novel juga tak bisa melihat jelas pelakunya.

Setelah kejadian tersebut, Novel langsung dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Kelapa Gading Jakarta Utara dirujuk ke Jakarta Eye Center di Menteng, Jakarta Pusat. Kemudian ia menjalani perawatan di rumah sakit di Singapura pada 12 April 2017. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini