Jokowi: Situasi Sulit Masih akan Dihadapi, Perlu Daya Juang Kita untuk Melewati

Senin, 1 Juni 2020 09:16 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Jokowi: Situasi Sulit Masih akan Dihadapi, Perlu Daya Juang Kita untuk Melewati Presiden Jokowi. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan, situasi sulit akibat dampak pandemi Covid-19 masih akan dihadapi bangsa ke depan. Maka dari itu, perlu daya juang untuk melewati masa sulit tersebut.

Hal itu dikatakannya saat pidato dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Ruang Garuda Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Senin (1/6).

"Tantangan yang kita hadapi tidak mudah, tahun ini, atau bahkan tahun depan, situasi yang sulit masih akan kita hadapi, situasi yang memerlukan daya juang kita sebagai bangsa yang memerlukan kerja keras agar kita mampu melewati masa sulit itu," kata Jokowi.

Jokowi menambahkan, Indonesia tidak sendirian menghadapi situasi sulit ini. Dia bilang, ada 215 negara di dunia berada dalam kondisi kesulitan karena virus corona. Tapi, bangsa Indonesia harus menyadari semua negara juga tengah berlomba-lomba untuk menjadi pemenang.

"Menjadi pemenang dalam pengendalian virus, menjadi pemenang dalam pemulihan ekonominya," ucapnya.

Sebagai bangsa besar, kata dia, Indonesia juga harus tampil sebagai pemenang, harus optimis, mampu menciptakan peluang di tengah kesulitan, serta menjawab kesulitan itu dengan inovasi dan karya nyata.

"Kita tidak boleh berhenti berkreasi, berinovasi di tengah pandemi Covid ini, mari kita buktikan ketangguhan kita mari kita menangkan masa depan kita, kita wujudkan cita-cita para pendiri bangsa," imbuh kepala negara.

1 dari 2 halaman

Pejabat Negara Harus Tetap Melayani Rakyat

Jokowi meminta para penyelenggara negara baik pusat hingga daerah tetap melayani masyarakat secara maksimal tanpa membedakan unsur SARA.

"Tidak henti-hentinya saya mengajak seluruh penyelenggara negara dari pusat sampai ke daerah untuk terus meneguhkan keberpihakan kita kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, untuk melayani masyarakat tanpa membeda-bedakan kelompok, ras, dan agama," kata Jokowi.

"Serta untuk memenuhi kewajiban kita, melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia," lanjut dia.

Mantan Gubernur DKI ini menuturkan, kekurangan dan kelemahan yang ada sekarang tidak boleh mengurangi laju Indonesia untuk jadi negara maju.

"Kekurangan dan kelemahan harus sama-sama kita perbaiki. Harus dijadikan momentum perubahan untuk memicu lompatan kemajuan, agar kita menjadi bangsa yang kuat dan mandiri yang berdiri diatas kaki sendiri," tegas Jokowi.

2 dari 2 halaman

Kokohkan Persatuan Hadapi Tantangan

Dia juga meminta seluruh rakyat Indonesia harus memperkokoh persatuan agar dapat mengatasi segala tantangan demi kemajuan bangsa.

"Mari kita peduli dan berbagi untuk sesama, mari kita tunjukkan bahwa kita adalah bangsa yang kuat bukan hanya mampu menghadapi tantangan, tapi bangsa yang memanfaatkan kesulitan menjadi lompatan kemajuan," tutur Jokowi.

Akhir kata, dia mengucapkan selamat hari lahir Pancasila. "Selamat hari lahir Pancasila, selamat hari lahir Pancasila, selamat hari lahir Pancasila, mari kita selalu bersatu saling peduli dan selalu berbagi untuk kemajuan negeri kita tercinta ini," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra [ray]

Baca juga:
Jokowi Sebut Pancasila Tetap Jadi Bintang Penjuru Hadapi Pandemi Covid-19
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sebut Tantangan Kekinian Mewujudkan Keadilan Sosial
Jokowi Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila Secara Virtual
Romo Benny Ingatkan Teknologi Bisa Jadi Alat Pecah Belah Bangsa
Gubernur Anies Pimpin Upacara Hari Pancasila di Monas

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini