Jokowi Jelaskan Alasan Tunjuk Wiranto Jadi Ketua Wantimpres

Jumat, 13 Desember 2019 16:47 Reporter : Merdeka
Jokowi Jelaskan Alasan Tunjuk Wiranto Jadi Ketua Wantimpres Jokowi lantik Wantimpres. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjelaskan alasan dirinya menunjuk mantan Menko Polhukam Wiranto menjadi Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Menurut dia, Wiranto adalah sosok yang sangat berpengalaman di bidang pemerintahan.

"Ya tadi kan saya sampaikan masalah pengalaman, track record, Pak Wiranto kan track record dan pengalamannya saya kira sudah panjang di pemerintahan, di TNI," kata Jokowi di Istana Negara Jakarta, Jumat (13/12).

Wiranto diketahui pernah menjadi Panglima ABRI ke-12 dan Menteri Pertahanan dan Keamanan era Soeharto. Jokowi menyebut track record Wiranto dalam menangani masalah juga telah terbukti. "Ya kan memberikan nasihat dan pertimbangan kepada presiden," ucap dia.

Bukan hanya Wiranto, Jokowi mengatakan delapan anggota Wantimpres lainnya juga memiliki rekam jejak di bidangnya masing-masing. Misalnya, Habib Luthfi bin Yahya yang merupakan tokoh Nahdatul Ulama.

"Ya ini kan di bidang masing-masing, ada yang berkaitan dengan sosial, keagamaan, ekonomi misalnya Pak Dato Tahir (bos Mayapada Group), misalnya yang berkaitan dengan ekonomi kecil Bu Putri (bos Mustika Group). Campur-campur," jelas Jokowi.

1 dari 1 halaman

Pelantikan Wantimpres berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 137/P/2019 tentang pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden. Wiranto ditunjuk sebagai Ketua merangkap anggota Wantimpres.

Sementara, delapan anggota lainnya yaitu, Sidarto Danusubroto (politisi senior PDIP), Agung Laksono (politisi senior Partai Golkar), Dato Sri Tahir (bos Mayapada Group), Putri Kuswisnu Wardani (bos Mutika Ratu).

Kemudian, Mardiono (politisi PPP), Arifin Panigoro (bos Medco Energi), Soekarwo (mantan Gubernur Jawa Timur), hingga Luthfi bin Yahya (Tokoh NU).

Merujuk Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2006 tentang Wantimpres, Dewan Pertimbangan Presiden adalah lembaga pemerintah yang bertugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden.

Nasihat dan pertimbangan disampaikan baik secara perorangan maupun sebagai satu kesatuan nasihat dan pertimbangan seluruh anggota dewan.

Reporter: Lizsa Egeham [ray]

Baca juga:
Habib Luthfi bin Yahya Telat Datang, Pelantikan Wantimpres Sempat Diundur
Jokowi Lantik Dewan Pertimbangan Presiden, Wiranto Jadi Ketua
Wiranto Menuju Istana usai Salat Jumat di Menko Polhukam: Saya Siap Bekerja
Wiranto Mengaku Belum Tahu Ditunjuk Jadi Wantimpres
Tolak Jadi Wantimpres, OSO Ingin Bangun Hanura From Zero to Hero

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini