Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi bicara keteladanan Rasullulah soal politik hingga ekonomi

Jokowi bicara keteladanan Rasullulah soal politik hingga ekonomi Jokowi hadiri peringatan maulid nabi. ©rusman/setpres

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum tepat bagi seluruh umat merenungkan keteladan Rasulullah khususnya dalam hal kekuatan aqidah dan ibadah. Nabi Muhammad, kata Jokowi, menjadikan masjid sebagai pembinaan aqidah, pembinaan ibadah, pembinaan muamalah bagi umat islam dengan beragam latar belakang sosial budaya.

"Dalam hal kekuatan ekonomi di bidang ekonomi Rasulullah memberikan contoh bagaimana membangun etos kerja umat, menegakkan moral para pelaku ekonomi serta menggerakkan zakat dan infak menggerakkan sadaqoh dan wakaf sebagai sistem jaminan sosial," kata Jokowi dalam sambutannya di peringatan Maulid Nabi di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/12).

Jokowi menambahkan, dalam hal keteladan sosial Rasulullah juga memberikan contoh bagaimana membangun hubungan persaudaraan ukhuwah islamiah, membangun dan membudayakan tolong menolong di antara sesama muslim. Dalam hal politik, Jokowi mengatakan, Rasulullah juga memberikan contoh dan keteladanan bagaimana membangun kontrak politik dengan semua unsur dan komponen masyarakat melalui Piagam Madinah.

"Piagam Madinah yang merupakan piagam negara tertulis pertama di dunia jauh sebelum munculnya deklarasi hak hak asasi manusia yang dilahirkan oleh PBB di tahun 1948. Dalam Piagam Madinah ini antara lain diatur politik pertahanan negara dan hubungan muslim dan non muslim. Dengan Piagam Madinah ini jelas sekali ajaran Islam dan umatnya yang menghargai kemajemukan suku golongan dan agama," ungkapnya.

Lewat meneladani ajaran Rasullulah, Jokowi berharap umat muslim di tanah air dapat mengajarkan islam merupakan negara yang mengajarkan kedamaian dan mampu membawa rahmat bagi Indonesia. "Sejarah membuktikan ketika umat islam berkuasa tidak pernah ada gangguan terhadap umat lain ataupun pemaksaan untuk memeluk agama islam," terangnya. (mdk/ang)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP