Jokowi Bicara Angka Kehamilan: Tak Ada Resesi, yang Nikah 2 Juta yang Hamil 4,8 Juta

Rabu, 25 Januari 2023 12:05 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Jokowi Bicara Angka Kehamilan: Tak Ada Resesi, yang Nikah 2 Juta yang Hamil 4,8 Juta Presiden Jokowi. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan di Indonesia tidak ada resesi seks. Hal itu terlihat berdasarkan angka menikah dan hamil penduduk Indonesia yang masih cukup tinggi.

"Saya senang angka yang disampaikan dari Hasto (Kepala BKBBN Hasto Wardoyo) pertumbuhan kita di angka 2,1 dan yang menikah 2 juta, yang hamil 4,8 juta artinya di Indonesia enggak ada resesi seks. Masih tumbuh, 2,1 ini masih bagus," kata Jokowi saat membuka Rakernas Banggakencana dan Penurunan Stunting di Auditorium BKKBN, Jakarta Timur, Rabu (25/1).

Menurut mantan Wali Kota Solo ini, jumlah penduduk menjadi kekuatan sesuatu negara. Tetapi, dia juga mengingatkan mengenai pentingnya kualitas sumber daya manusia.

"Dan ingat bahwa yang namanya jumlah penduduk ini sekarang jadi sebuah kekuatan ekonomi bagi sebuah negara. Tetapi yang paling penting memang kualitas," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Sementara itu, Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana (BKKBN) Hasto Wardoyo mengatakan total fertility rate atau angka kesuburan Indonesia sudah mendekati angka 2,1. Angka tersebut sebenarnya menjadi target pada tahun 2024.

"Kami sampaikan kepada Bapak Presiden istilah total fertility rate mengandung arti bahwa perempuan itu harus melahirkan anak berapa, dan total fertility rate ditarget 2,1 dalam rangka untuk pertumbuhan penduduk seimbang, ini adalah target tahun 2024. Akan tetapi dari berbagai hasil pendataan dan juga survei menunjukkan bahwa hari ini angka itu sudah mendekati 2,1," ujar Hasto.

Hasto menyebut, angka 2,1 tersebut memberi kabar bahagia sekaligus mengkhawatirkan. Sebab, di angka 2,1 mengartikan bahwa para wanita rata-rata hanya akan melahirkan 1 anak perempuan.

"Sehingga pas sekali bahwa 1 perempuan meninggal digantikan 1 perempuan lahir sehingga nanti akan berkesinambungan sustainability-nya terjaga," terangnya.

Baca juga:
Jokowi Soroti Viral Bayi Diberi Kopi Saset oleh Ibunya: Penyuluhan Penting
Pemprov DKI Buka Layanan KB Gratis, Ini Cara Mendapatkannya
BKKBN Buka 4.213 Lowongan PPPK, Jumlah Pelamar Sudah Tembus 12.585
Gandeng Tanoto Foundation, BKKBN Terus Upayakan Penurunan Angka Stunting
Sandiaga Uno: Jambore Kewirausahaan 2022 Percepat Literasi Digital UMKM di Yogyakarta

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini