Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jimly: Idul Adha momentum memperhitungkan kembali kerukunan umat

Jimly: Idul Adha momentum memperhitungkan kembali kerukunan umat Jimly Asshiddiqie. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie mengajak anak bangsa memaknai Idul Adha. Dengan begitu dia berharap kerukunan antar-umat beragama dapat lebih ditingkatkan.

"Saya mengimbau seluruh warga negara menjadikan momentum Idul Adha sebagai momentum memperhitungkan kembali kerukunan antar-umat beragama," kata Jimly dalam diskusi bertajuk 'Pengajian Konstitusi' di Jakarta, Rabu (30/8).

Jimly mengatakan, peristiwa Idul Adha adalah sejarah kemanusiaan, sejarah agama samawi yang dimulai dari Nabi Ibrahim. Ia menuturkan, Ibrahim merupakan nenek moyang seluruh penduduk di dunia, baik yang menganut agama Yahudi, Nasrani maupun Islam.

"Ketiga agama ini punya akar sejarah yang sama. Untuk apa bertengkar sampai abad 21 tidak beres. Padahal referensi ketiga agama itu sama," tuturnya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu mengatakan, permasalahan terorisme, radikalisme dimulai dari ketidakmampuan kelompok manusia tertentu menghadapi kenyataan. Bahkan, kemajemukan tidak bisa diterima dengan terbuka.

Dia mencontohkan, ada masalah di Palestina yang tidak selesai. Padahal, kata Jimly, konflik di Palestina bukan masalah antara Islam dan non-Islam. Menurutnya, 'penjajahan' yang terjadi di sana juga dialami non-Islam.

"Jadi saya rasa momentum Idul Adha harus kita pakai. Mari saling peduli, saling berbagi. Semangat Idul Adha adalah 'caring, sharing dan giving," tandasnya.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP