Jenazah korban pesawat jatuh di Papua tiba di Makassar

Selasa, 14 Agustus 2018 22:26 Reporter : Salviah Ika Padmasari
Jenazah korban pesawat jatuh di Papua tiba di Makassar Kapolda Sulsel Irjen Polisi Umar Septono. ©2018 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Jenazah Jamaluddin, korban pesawat jatuh di Papua tiba di Makassar, Selasa (14/8) sekitar pukul 20.24 WITA. Jenazahnya langsung dimakamkan di pemakaman Islam Pattunuang, sekitar 2 kilometer dari rumah duka di Jalan Tawalla, lorong 5, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, Makassar.

Jamaluddin merupakan salah satu dari sembilan awak pesawat dan penumpang Dimonim Air yang jatuh di Gunung Menuk, Kabupaten Pegunungan Bintang, Oksibil Papua, Sabtu (11/8). Jenazah ini tiba bersama Diana istri Jamaluddin dan Nurul Amalia alias Acce (13) putrinya.

Saat jenazah tiba, Kapolda Sulsel, Irjen Umar Septono turut mengangkat peti jenazah dari mobil ambulans masuk ke rumah saudara almarhum, Hajjah Daeng Bollo, (60). Selanjutnya Umar Septono meninggalkan rumah duka dan jenazah langsung dinaikkan kembali ke ambulans untuk dibawa ke tempat pemakaman.

"Jenazah sudah dimandikan dan disembahyangkan sehingga setelah disemayamkan sejenak, langsung dibawa ke pekuburan untuk dimakamkan," tutur Baharu (53), sepupu almarhum Jamaluddin.

Dalam peristiwa pesawat jatuh ini, turut menjadi korban adalah Jumaidi (12) anak bungsu almarhum Jamaluddin. Bocah ini satu-satunya penumpang pesawat yang selamat namun kini masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura karena luka parah.

Diketahui, para korban berhasil dievakuasi tim SAR sehari setelah kejadian, Minggu, (12/8). Adapun nama-nama awak pesawat dan penumpang di pesawat Dimonim Air adalah Lessie (Pilot), Wayan Sugiarta (Co Pilot) dan penumpang masing-masing Sudir Zakana, Martina Uropmabin, Hendrikus Kamiw, Lidia Kamiw, Jamaludin dan anaknya Jumaidi serta Naimus. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini