Sebanyak 500 personel gabungan TNI-Polri disiagakan menjaga kondusifitas di Kabupaten dan Kota Tasikmalaya usai putusan sengketa pilpres di Mahkamah Konstitusi. Selain bersiaga, petugas juga diharuskan melakukan silaturahmi ke masyarakat.
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Febry Kurniawan Ma'ruf mengatakan langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi gesekan antar pendukung kubu 01 dan 02 usai putusan MK.
"Sejauh ini kondisi Kabupaten dan Kota Tasikmalaya masih kondusif. Kita sudah bertemu dangan tokoh masyarakat dan tokoh agama yang ada di Tasikmalaya, baik pendukung pasangan 01 maupun 02 dan semua menyatakan sepakat untuk menjaga kondusifitas," kata Febry kepada wartawan, Kamis (27/6).
Febry meyakini masyarakat Tasikmalaya bisa menerima apapun keputusan MK nantinya. Meski demikian, pihaknya akan tetap melakukan pengamanan agar situasi di Tasikmalaya aman dan damai.
"Jika diperlukan, pengamanan akan dilakukan hingga pelantikan presiden. Kita dari keputusan sampai pelantikan kita akan terus mengantisipasi dan siap mengamankan," ucapnya.