Jelang Hari Raya Nyepi, pecalang dan GP Anshor tunjukan keharmonisan di Bali
Merdeka.com - Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru 1940 Caka yang jatuh pada Sabtu (17/3), tak hanya polisi dan para pecalang yang sibuk melakukan pengamanan. Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Kecamatan Gerokgak Buleleng Bali, bersama Barisan Ansor Sebaguna (Banser) juga turut membantu pecalang dalam pengamanan rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi.
Pengamanan bersama antara Pecalang dan Banser di Wilayah Gerokgak ini sudah menjadi kegiatan rutin pada saat hari raya baik hari raya Agama Hindu maupun Islam.
Ketua GP Ansor Kecamatan Gerokgak, Abdul Karim Abraham mengatakan, pada moment Nyepi kali ini setidaknya ada sekitar 130 anggota Banser yang tersebar di 12 Desa se-Kecamatan Gerokgak melakukan pengamanan Nyepi.
"Jauh sebelum hari ini, kami sudah berkoordinasi dengan satuan kemanan lainnya, seperti Pecalang dan pihak Kepolisian," ucapnya, Jumat (16/3).
Bahkan, Karim melanjutkan, keterlibatan Banser ini merupakan permintaan dari pihak pemerintah dari masing-masing desa yang bersurat secara resmi, sehingga Banser dilibatkan untuk membantu keamanan.
Selain itu, dia juga menegaskan bahwa kebersamaan ini merupakan panggilan hati untuk terus menjaga keharmonisan Bali antara Hindu yang diwakili oleh Pecalang, dan Islam yang direpresentasikan oleh GP Ansor atau Banser.
"Bagaimanapun kondisi ini harus dijaga, karena ini merupakan warisan peradaban dari para sesepuh kami di Bali, sesepuh kita baik Hindu maupun Islam tidak pernah terjadi konflik, jadi keharmonisan ini tanggung jawab bersama," tutup Karim. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya