Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jalur ganda Bogor-Sukabumi lewati permukiman warga, Pemprov siapkan tim khusus

Jalur ganda Bogor-Sukabumi lewati permukiman warga, Pemprov siapkan tim khusus Jalur Ganda. ©2012 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat, PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Badan Pertanahan Nasional membentuk satuan kerja khusus untuk mempercepat proses pembebasan lahan proyek rel kereta jalur ganda Bogor-Sukabumi.

Salah satu hal yang akan dibahas dan dikerjakan adalah mengantisipasi dampak sosial yang timbul akibat proyek tersebut. Sebab, dari dokumen proyek yang masuk strategis nasional tersebut, lahan yang akan dilalui rel itu melintasi kawasan permukiman warga.

"Ada lahan yang ditinggali oleh warga khususnya di jalur rel lama milik KAI. Karena itu butuh payung hukum dan penyelesaian yang berdampak dengan penggunaan APBN," ujar Sekda Pemprov Jabar, Iwa Karniwa saat dihubungi, Minggu (22/4).

Pola kerja dan penyelesaian dampak sosial dari satker ini akan menyerupai satgas yang dulu menangani dampak pembangunan Waduk Jatigede, Sumedang. Struktur organisasi ini didasari Perpres nomor 56 tahun 2017 tentang penanganan dampak sosial masyarakat dalam rangka penanganan tanah untuk proyek strategis nasional (PSN).

Sekda akan menjadi ketua, membawahi kantor dinas kabupaten/kota hingga Kejaksaan Tinggi. Iwa berharap satuan kerja ini bisa mempercepat target pembangunan jalur ganda yang sudah diminta oleh Presiden Jokowi tuntas sebagian pada 2018 ini. Presiden menargetkan penyelesaian fisik 7 kilometer pertama jalur ganda Bogor-Sukabumi ditarget rampung akhir tahun ini.

Sebelumnya, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan memastikan pihaknya memberikan dukungan penuh atas rencana pengembangan jalur ganda KA Bogor – Sukabumi yang merupakan bagian dari revitalisasi jalur KA Bogor-Sukabumi-Cianjur-Padalarang.

"Ke depan ini secara jalur besarnya merupakan bagian dari lintas KA Bogor – Yogyakarta," tuturnya.

Pada jalur KA Bogor - Sukabumi - Padalarang sepanjang kurang lebih 140 km, jalur yang kini aktif sepanjang 95 km yang membentang dari Bogor sampai Cianjur. Sedangkan jalur yang belum aktif sepanjang 45 km membentang dari Cianjur ke arah Padalarang.

"Pada jalur aktif Bogor - Sukabumi sepanjang 57 km ini dengan perjalanan frekuensi KA penumpang tiga kali perjalanan pulang pergi perhari dan untuk jalur Sukabumi - Cianjur sepanjang 38 km telah beroperasi KA Siliwangi dengan frekuensi tiga kali perjalanan pulang pergi perhari. Ini sudah sangat membantu masyarakat untuk mengatasi kemacetan," paparnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP