Jalur Evakuasi Tsunami di Pantai Anyer Rusak Parah
Merdeka.com - Di lokasi wisata Anyer, Kabupaten Serang, Banten, terdapat sejumlah jalur evakuasi tsunami. Bila terjadi bencana jalur tersebut dapat digunakan oleh warga untuk menuju dataran lebih tinggi.
Kini, kondisi jalur evakuasi tsunami di Desa Pegadungan, Anyer, itu sangat memprihatinkan. Jalur tersebut rusak parah. Berdasarkan pantauan, jalur dari Desa Pegadungan menuju Desa Jaha, Anyer berlubang dan digenangi air bila diguyur hujan.
Jalan tersebut rusak akibat banyaknya truk besar yang melintas. Meski sudah bertahun-tahun rusak, pemerintah setempat belum juga memperbaikinya.
Kabid Kesiapsiagaan dan Pencegahan Bencana BPBD Provinsi Banten, M.Juhriyadi saat dikonfirmasi terkait jalur evakuasi tsunami yang rusak parah itu enggan berkomentar banyak. Dia hanya mengatakan untuk saat ini belum ada program peningkatan insfrastruktur.
"Kalau jalur evakuasi untuk sampai saat ini programnya belum sampai kepada peningkatan infrastruktur. Prinsipnya yang penting ada jalur dan tersedianya lapangan untuk tempat evakuasi pasang tenda dan lain-lain," ujarnya, Sabtu (21/12).
Juhriyadi menyebut, ada 3 jalur evakuasi tsunami alternatif di wilayah Anyer. Jalur itu diklaim dalam kondisi bagus serta sudah memiliki Tempat Evakuasi Sementara (TES).
"Ada tiga. Sebelum Marbela, sesudah Marbela dan di depan Pantai Palm. Kondisinya bagus karena itu jalan perkampungan. Serta masing jalan memiliki TES Tempat Evakuasi Sementara. Rambu-rambu evakuasi masih terpasang," ucapnya.
Untuk diketahui pantai Anyer merupakan salah satu wilayah rawan tsunami. Mengingat wilayah tersebut terdapat lempeng megatrush dan juga Gunung Anak Krakatau. Tahun lalu Gunung Anak Krakatau menyebabkan bencana tsunami di Pantai Anyer.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya