Jaga PAD, Pemkab Bandung Lebih Pilih Perketat Protokol Kesehatan Dibanding PSBM

Kamis, 17 September 2020 08:01 Reporter : Aksara Bebey
Jaga PAD, Pemkab Bandung Lebih Pilih Perketat Protokol Kesehatan Dibanding PSBM Pantai Pangandaran Saat Pandemi. Liputan6 ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Bandung masih belum membuat kebijakan pembatasan wisatawan dari luar daerah ke destinasi wisata di wilayahnya. Mereka memilih untuk memperketat protokol kesehatan daripada melakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) untuk menjaga pendapatan asli daerah (PAD).

Pembebasan wisatawan yang datang tetap berlaku meski datang dari wilayah zona merah, seperti DKI Jakarta yang notabene sedang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna mengatakan aktivitas pariwisata masih berjalan, seperti contohnya di kawasan Lembang. "Belum ada rencana untuk membatasi pengunjung dari luar kota atau menutup wisata di Kabupaten Bandung Barat," kata Aa Umbara, Rabu (16/9).

Hanya saja, ia menegaskan semua pihak terkait di bidang pariwisata harus menerapkan protokol kesehatan sesuai standar dengan ketat. Langkah ini dianggap bisa mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti eskalasi penyebaran virus.

"Kami tidak akan melakukan pembatasan. Yang pasti, protokol kesehatan akan lebih ketat dari kemarin," ujarnya.

Disinggung mengenai opsi pemberlakuan PSBM yang dianjurkan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Aa Umbara mengaku belum bisa memutuskannya. Alasan utamanya adalah perekonomian masyarakat.

Baca Selanjutnya: Menurutnya kebijakan PSBM di wilayahnya...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini