Jadi Tersangka Korupsi BUMD Rp4 Miliar, Mantan Bupati Inhil Ditahan

Jumat, 1 Juli 2022 22:00 Reporter : Abdullah Sani
Jadi Tersangka Korupsi BUMD Rp4 Miliar, Mantan Bupati Inhil Ditahan ilustrasi pengadilan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Mantan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Indra Mukhlis Adnan akhirnya ditahan kejaksaan setempat, setelah sempat mangkir untuk diperiksa. Penahanan dilakukan jaksa untuk mempermudah proses penyidikan.

Indra menjadi tersangka terkait dugaan korupsi penyertaan modal tahun 2004, 2005 dan 2006 senilai Rp4,2 miliar di BUMD PT Gemilang Citra Mandiri (GCM).

Saat kejadian itu, Indra menjabat Bupati Inhil periode 2003 sampai 2013. Akibat perbuatannya, negara dirugikan Rp1.168.725.695

"Tersangka IMA (Indra) memenuhi panggilan untuk diperiksa sebagai tersangka lalu ditahan," ujar Kepala Seksi Intelijen Kejari Inhil, Haza Putra Jumat (1/7).

Haza menyebutkan, penahanan awal dilakukan selama 20 hari, terhitung tanggal 30 Juni hingga 19 Juli 2022.

"Setelah diperiksa kesehatannya tersangka IMA dinyatakan sehat, maka langsung kita lakukan penahanan. Tersangka IMA dititipkan di Lapas Kelas IIA Tembilahan," jelas Haza.

Indra ditetapkan sebagai tersangka bersama Direktur PT GCM, ZI sebagai tersangka, tanggal 16 Juni 2022 lalu. Tersangka ZI telah terlebih dahulu ditahan. Sementara Indra saat itu tidak ditahan karena tidak memenuhi panggilan penyidik.

Tersangka IMA diduga melakukan perbuatan melawan hukum dalam proses pendirian BUMD PT GCM dan menyalahgunakan keuangan PT GCM bersama-sama Direktur PT GCM, ZI, mereka diduga mengakibatkan kerugian negara Rp1.168.725.695.

Baca juga:
KPK Terima Aduan Dugaan Korupsi Impor Bawang Putih yang Rugikan Negara Rp900 Miliar
KPK Telah Periksa Sembilan Saksi Perkuat Dugaan Pidana Mardani Maming
KPK Berpotensi Jerat Mardani Maming Pasal Pencucian Uang
Polri: Buronan KPK Surya Darmadi Masuk Daftar Red Notice sejak Agustus 2020
KPK Panggil Eks Marketing Manajer PT Antam terkait Korupsi Pengolahan Logam
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina hingga PLN Terkait Korupsi Gas Alam Cair
Pejabat Alfamidi Ambon Belum Ditahan, KPK: Bagian dari Strategi Penyidikan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini