Jadi Tahanan Kota, Direktur Pemberitaan JAK TV Dipasang Alat Pengawas dan Wajib Lapor

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengalihkan status penahanan Direktur Pemberitaan JAK TV nonaktif Tian Bahtiar (TB) menjadi tahanan kota

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Jadi Tahanan Kota, Direktur Pemberitaan JAK TV Dipasang Alat Pengawas dan Wajib Lapor
Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar (antara)

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengalihkan status penahanan Direktur Pemberitaan JAK TV nonaktif Tian Bahtiar (TB) menjadi tahanan kota dengan istrinya sebagai jaminan. Hal ini setelah dia mengalami sakit selama di balik jeruji besi, bahkan sampai mengeluarkan darah dari mulut dan mata.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar mengatakan, pihaknya memasang alat elektronik pada TB usai berstatus tahanan kota.

"Nah perlu juga kami sampaikan bahwa terkait dengan pengalihan penahanan ini, dari rutan menjadi kota, kepada yang bersangkutan juga dilekatkan alat elektronik yang akan melakukan pemantauan terhadap pergerakan," kata Harli kepada wartawan di Kejagung, Jakarta, Senin (28/4).

"Jadi sudah dipasang alat elektroniknya untuk memantau pergerakan yang bersangkutan," tambahnya.

Harli menegaskan, Tian Bahtiar nantinya diminta untuk melakukan wajib lapor usai berstatus sebagai tahanan kota.

"Yang bersangkutan juga dikenakan untuk wajib lapor setiap hari Senin, satu kali dalam satu minggu. Nah mudah-mudahan kita harapkan yang bersangkutan ke depan akan ada pemulihan dan supaya lebih sehat dalam menghadapi perkara ini," tegasnya.

Direktur Pemberitaan JAK TV Sakit

Direktur Pemberitaan JAK TV nonaktif Tian Bahtiar (TB) mengalami sakit selama di balik jeruji besi. Bahkan, sampai mengeluarkan darah dari mulut dan mata.

Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) mengalihkan status penahanan TB menjadi tahanan kota dengan istrinya sebagai jaminan. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Harli Siregar. Harli mengungkap TB memiliki riwayat penyakit jantung.

"Yang bersangkutan ada riwayat sakit jantung dan sudah 8 ring dipasang. Selain itu, ada kolesterol dan masalah pada pernapasan," katanya, Senin (28/4).

Karena adanya riwayat penyakit tersebut, dokter pun melakukan observasi terhadap yang bersangkutan. Hasilnya diketahui bahwa yang bersangkutan harus mengonsumsi obat pengencer darah.

"Kalau tidak salah, (Tian Bahtiar) sampai mengeluarkan darah di mulut dan mata," imbuhnya.

Rekomendasi