Jabatan Strategis di Polri Dinilai Diisi Figur yang Kompeten
Merdeka.com - Kapolri Idham Azis merotasi sejumlah pejabat di beberapa posisi strategis. Terbaru adalah pergantian Wakapolri dan Kapolda Metro Jaya, setelah sebelumnya posisi Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) dan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) yang juga sudah dilakukan pergantian.
Direktur Eksektif Center of Intelligence and Strategic Studies (CISS) Ngasiman Djoyonegoro menilai, jabatan-jabatan strategis tersebut diisi figur kompeten dan profesional.
"Apresiasi buat Polri karena rotasi atau pengisian jabatan tersebut kita lihat sangat proposional dan profesional. Jabatan-jabatan strategis diisi figur-figur kompeten. Baik posisi Wakapolri, Kabareskrim, Kabaharkam dan beberapa Kapolda termasuk Kapolda Metro Jaya," kata pria yang akrab disapa Simon kepada wartawan, Minggu (22/12).
Menurutnya, dengan komposisi dan kolektivitas kepemimpinan saat ini, dia optimistis kinerja Polri ke depan akan semakin baik.
Lanjut Simon, dengan rekam jejak para perwira tinggi (Pati) tersebut, terlihat jelas komitmen Kapolri dalam menempatkan figur-figur terbaiknya.
Terkait posisi Kabareskrim yang saat ini dijabat Irjen Listyo Sigit Prabowo, Simon menilai lulusan Akademi Kepolisian 1991 tersebut kompeten, berpengalaman serta berprestasi meniti karir dari bawah.
"Pada 2014 beliau diangkat sebagai ajudan presiden, kemudian menjabat Kapolda Banten dengan pangkat Brigadir Jenderal. Tentu hal tersebut membuktikan bagaimana beliau berproses meniti karir dan prestasi," ujarnya.
Pun demikian dengan posisi Kabaharkam yang diisi oleh Irjen Agus Andrianto yang sebelumnya menjabat Kapolda Sumatera Utara. Simon mengatakan Perwira Tinggi Kepolisian yang menjabat sebagai Kapolda Sumut sejak 13 Agustus 2018 tersebut berpengalaman dalam bidang reserse.
"Beliau pernah menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri pada 2016. Dianugerahi beberapa tanda penghormatan, di antaranya Bintang Bhayangkara Pratama, SL. Pengabdian XXIV, SL. Ksatria Bhayangkara, SL. Operasi Kepolisian hingga France Medal," ungkapnya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Aziz merotasi sejumlah Kapolda usai menunjuk Irjen Gatot Eddy Pramono menjadi Wakapolri. Irjen Gatot menggantikan Komjen Ari Dono Sukmanto sebagai Wakapolri setelah memasuki masa purna bakti Desember ini.
Naiknya Irjen Gatot sebagai Wakapolri membuat bintang di pundak bertambah satu menjadi tiga setelah resmi dilantik. Posisi Kapolda Metro Jaya nantinya dijabat Kapolda NTB Irjen Nana Sujana.
Pos Kapolda NTB diisi Irjen Tomsi Tohir yang saat ini menjabat Kapolda Banten. Menggantikan Irjen Tomsi nantinya Irjen Agung Sabar Santoso yang saat ini menjabat Asrena Kapolri.
Rotasi sejumlah perwira tinggi itu sesuai Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/3331/XXI/KEP/2019 Tanggal 20 Desember. Surat Telegram itu ditandatangani Asisten SDM Kapolri Irjen Eko Indra Heri.
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, mutasi itu merupakan hal alami dalam Polri. Salah satunya untuk promosi dalam rangka performa kinerja organisasi menuju SDM unggul dan promoter.
"Ya benar, TR Wakapolri sudah keluar. Ada juga TR beberapa kapolda. Mutasi ini adalah hal yang alami dalam organisasi Polri sebagai tour of duty dan tour of area, penyegaran, promosi dan dalam rangka performa kinerja organisasi menuju SDM unggul dan promoter," kata Argo, Jumat (20/12).
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya